Gubernur Khofifah Pastikan 8501 Desa di Jatim Siap Bentuk Koperasi Desa Merah Putih

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa Jatim saat ini tengah mematangkan pembentukan koperasi merah putih

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Fatimatuz Zahro
DUKUNG KOPERASI - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa Jatim mematangkan pembentukan Koperasi Merah Putih sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa Jatim saat ini tengah mematangkan pembentukan koperasi merah putih sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menegaskan bahwa ada 8.501 desa/kelurahan di Jatim siap membentuk Koperasi Desa Merah Putih pada Juli 2025. Pihaknya optimistis pembentukan koperasi desa merah putih akan mengungkit ekonomi dari tingkat desa dan bermanfaat dalam penyejahteraan masyarakat.

"Terkait pembentukan koperasi desa Merah Putih kami siap jadi pionir atas daerah-daerah lain di Indonesia. Ada 8.501 desa/kelurahan di Jatim siap membentuk Koperasi Desa Merah Putih pada Juli 2025,” tegas Khofifah, Selasa (15/4/2025).

Sebelumnya Gubernur Khofifah telah mengumpulkan para Bupati dan Wali Kota se Jatim untuk berkoordinasi terkait koperasi desa merah putih. Ia meminta bupati walikota turut gerak cepat untuk menemui Kepala Desa masing-masing untuk membentuk koperasi desa merah putih.

“Kita perlu mencari format yang tepat agar kehadiran Kopdes benar-benar produktif, terutama jika desa tersebut sudah memiliki BUMDes dan koperasi yang berjalan,” kata Khofifah.

Menurutnya, program ini selaras dengan visi pembangunan nasional, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi ujung tombak pembangunan desa. Insya Allah, peluncurannya pada 12 Juli mendatang dapat menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus menurunkan kemiskinan,” ujarnya.

Di Jatim sendiri koperasi desa merah putih beberapa hari yang lalu telah diluncurkan di Desa Curah Cottok, Situbondo, yang disebut-sebut menjadi desa pertama di Jatim membentuk Kopdes Merah Putih. Koperasi di desa ini telah mulai menyerap hasil pertanian warga dan menjajaki kerja sama dengan Bulog untuk distribusi pangan.

Khofifah sendiri juga telah berkoordinasi dengan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan terkait pembentukan koperasi desa merah putih ini. Bahkan ia memberikan jaminan pada pemerintah pusat bahwa Jatim siap untuk menjadi pionir untuk program koperasi desa merah putih.

Di sisi lain, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa menyatakan sebanyak 8.501 desa/kelurahan di Jawa Timur yang siap membentuk Koperasi Desa Merah Putih pada Juli 2025. Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 terkait Koperasi Desa/Kelurahan.

Ditegaskan Endy, nantinya koperasi desa merah putih tak  hanya bergerak di sektor riil seperti pertanian atau perikanan melainkan juga akan menyasar bidang jasa.

Hal tersebut lantaran di perkotaan seperti Surabaya tidak mungkin terdapatsektor riil seperti pertanian sehingga untuk di perkotaan akan menyasar bidang jasa termasuk UMKM.

“Jadi misalnya yang ada di perkotaan kan adanya kelurahan maka koperasinya diarahkan sesuai dengan potensi yang ada di daerahnya. Misalnya potensi di sana itu punya usaha batik, bisa dikolaborasikan ke dalam koperasi kelurahan,” ujar Endy.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved