Info Malang

Melalui Kongres FMEI di UB, Mahasiswa Ekonomi dari 16 Kampus se-Indonesia Desak Perbaikan Kebijakan

Perwakilan Mahasiswa Ekonomi Indonesia berkumpul untuk mengadakan forum ekonomi di Gedung F Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Sabtu.

Editor: iksan fauzi
SURYAMALANG.COM//Mg3/Samuel Leonardo
KONGRES FMEI : Kongres 1 Forum Mahasiswa Ekonomi Indonesia (FMEI) 2025, dihadiri oleh 16 delegasi universitas seluruh Indonesia, serta perwakilan Anggota DPRD Kota Malang dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), yang berlangsung di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya, Sabtu (24/5/2025). 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Perwakilan Mahasiswa Ekonomi Indonesia berkumpul untuk mengadakan forum ekonomi di Gedung F Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Sabtu (24/5/2025).

Forum ekonomi diadakan oleh Forum Mahasiswa Ekonomi Indonesia (FMEI).

Mereka datang dari 16 Universitas di Indonesia.

Perwakilan datang untuk merumuskan analisis kebijakan ekonomi berjudul “Analisis Empiris Terhadap Determinan Penghambat Investasi Asing di Indonesia”.

Forum tersebut dihadiri Paulina Prasetianti sebagai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur dan H. Indra Permana selaku Wakil Ketua Fraksi PKS Anggota Komisi B DPRD Kota Malang.

Syarief Kemalsyah Hariandja selaku perwakilan mahasiswa jurusan Manajemen UGM mengungkap rasa bahagianya telah terlaksana forum ekonomi.

”Merupakan forum (FMEI) yang menurut aku sangat berguna untuk kedepannya karena disini kita bisa terbuka untuk berdiskusi dan bertukar pikiran,” kata Syarief setelah diwawancara oleh SURYAMALANG.COM, Sabtu (24/5/2025).

Syarief menambahkan forum ini bukan hanya tempat untuk berdiskusi, melainkan para mahasiswa dapat melahirkan solusi yang bisa berguna untuk masyarakat sekaligus pemerintah.

Baca juga: Anies Baswedan Hadiri Kongres 1 FMEI di Universitas Brawijaya, Ada Perwakilan 16 Kampus se-Indonesia

“Kita bisa mendapat solusi yang taktis, solusi yang bisa kita implementasikan (gunakan) sebagai mahasiswa untuk membuat iklim ekonomi Indonesia lebih baik,” tambah Syarief.

Syarief memiliki kesan dalam forum terjadi diskusi yang sehat dan lancar.

”Forum terbuka tentu ada bentuk pendapat dan lain-lain (yang disampaikan mahasiswa), menurutku itu bentuk komunikasi yang sehat,” lengkap Syarief.

Daniel Pardamean Simanjuntak selaku ketua pelaksana forum ekonomi FMEI mengatakan hasil diskusi dari perwakilan 16 Universitas di Indonesia telah disepakati oleh narasumber.

“DPMPTSP Jawa Timur dan Wakil Ketua Fraksi PKS Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, mereka menanggapi dan menyanggupi untuk mengakomodir serta menghimpun rekomendasi hasil diskusi forum,” jelas Daniel.

Di sisi lain terdapat perwakilan Universitas Tidar Magelang yang baru pertama kali mengikuti forum ekonomi yang diadakan oleh Forum Mahasiswa Ekonomi Indonesia.

Irlam Wahyu Firmansyah selaku perwakilan mahasiswa jurusan ekonomi Pembangunan Universitas Tidar Magelang mengaku kagum dengan proses berjalannya forum.

“Kita terkagum dengan forum ini,” kata Irlam.

Irlam menambahkan forum ekonomi FMEI akan terus mengajak universitas-universitas lain demi tercapainya visi inklusif.

”Visi dari FMEI ada inklusivitas, kami sudah menetapkan di forum kami untuk tahun ini harus menambah 2 universitas lain sehingga tujuan inklusivitas tercapai,” lengkap Irlam. (Mg2/ Samuel Leonardo)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved