Anggaran DPRD Kabupaten Malang Direfocusing Rp 26,8 M, Ketua Dewan Darmadi Berterimakasih pada KPK 

Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi menyatakan anggaran Dewan sudah dipotong Rp 26,8 miliar.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA
FOTO DOK. Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi. Ia angkat bicara terkait efisiensi anggaran di gedung Dewan 

SURYAMALANG.COM, MALANG - DPRD Kabupaten Malang menyanggah pernyataan yang menyebut anggota Dewan menolak anggarannya direfocussing atau dipotong.

Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi menyatakan sudah jauh hari anggota dewan sudah lebih dulu sadar, bahkan bisa dibilang jadi contoh soal efisiensi anggaran.

Menurutnya, dibandingkan dengan lembaga pengguna uang negara lainnya, seperti dinas di Pemkab Malang, anggota dewan lebih dulu bersedia anggarannya dipotong.

"Biarkan saja orang luar mau ngomong apa saja karena memang mereka tidak tahu," ujar Darmadi, ketua dewan dua periode, Minggu (31/5/2025), menanggapi terkait pemotongan anggarannya.

"Sudah lama, anggaran kami dipotong atau sejak Pak Presiden (Prabowo Subianto) minta adanya refocussing dulu," tutur pria yang punya banyak usaha selain budi daya ayam potong dan petani jeruk itu.

Jadi, jika ada tudingan kalau anggota dewan menolak anggarannya direfocussing, menurut politisi senior PDIP itu, tak benar.

Menurutnya, anggarannya sudah dipotong Rp 26,8 miliar.

Perinciannya, yakni anggaran perjalanan dinas (Perdin), dari Rp 47,7 miliar itu direfocussing jadi Rp 23,8 miliar.

"Saat ini, kunjungan ke luar provinsi, sebulan cuma sekali," tutur Sekretaris DPC PDIP ini.

Begitu juga, lanjut dia, anggaran belanja dan jasa, yang didalamnya ada makan minum (mamin) juga dipotong Rp 2,6 miliar dari total Rp 16 miliar.

Makanya, saat ini rapat di gedung dewan, seringkali nggak ada prasmanan, kecuali rapat paripurna, yang mendatangkan bupati, wakil bupati, dan pejabat lainnya.

Namun, jika rapat komisi, misalnya, mungkin cuma dapat snack.

"Makanya, jika rapat seperti itu diadakan siang hari karena anggota dewan sudah makan di rumah," papar Darmadi, yang terlihat masih tak berubah gayanya atau tetap humble meski sudah empat periode jadi anggota dewan.

Terkait program FGD (Forum Group Discussion), yakni kegiatan serentak 50 anggota dewan yang diadakan tiap minggu, dengan jadi nara sumber di 33 kecamatan itu, menurutnya, itu sudah ditiadakan mulai minggu ini karena memang anggarannya sudah tak ada.

"Teman-teman itu sudah kami guyoni. Sekarang mulai mengencangkan ikat pinggang, lho karena anggaran kita kena refocussing. Teman-teman ya mengerti lah," tutur Darmadi, yang rumahnya berada di kaki lereng Gunung Semeru, yang dingin  itu.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved