Senin, 4 Mei 2026

DAFTAR 10 Sistem Pertahanan Udara Terbaik di Dunia, Milik Rusia Nomor 1, Iron Dome Israel Nomor 10

10 sistem pertahanan udara terbaik di dunia yang menjadi hal krusial untuk menjaga keamanan negara di tengah meningkatnya ketegangan antarnegara.

Tayang:
Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Oleh Vitaly V. Kuzmin via Wikipedia
SISTEM PERTAHANAN UDARA - S-400 Triumph dengan julukan NATO SA-21 Growler adalah sistem rudal pertahanan udara Rusia. S-400 Triumph adalah sistem pertahanan udara paling kuat di dunia saat ini. 

Sistem ini memiliki jangkauan maksimum 125 kilometer dan dapat menyerang target di ketinggian hingga 27 kilometer.

5. MIM-104 Patriot

Patriot adalah sistem pertahanan udara segala cuaca yang dikembangkan oleh Raytheon dan Lockheed Martin.

Dengan jangkauan sekitar 170 kilometer dan ketinggian maksimum 24 kilometer, sistem ini mampu menghadapi rudal balistik taktis, rudal jelajah, serta pesawat tempur canggih. Rudalnya memiliki panjang sekitar 5 meter dan berat 700 kilogram.

4. Terminal High Altitude Area Defense (THAAD)

THAAD adalah sistem pertahanan rudal balistik milik Amerika Serikat yang dirancang untuk menghancurkan rudal musuh saat berada di fase terminal (dekat dengan target).

THAAD memiliki jangkauan hingga 200 kilometer dan mampu mencapai ketinggian 150 kilometer.

Dalam 16 uji coba terakhirnya, sistem ini mencatatkan tingkat keberhasilan 100 persen.

3. S-300VM (Antey-2500)

S-300VM, dikenal juga sebagai Antey-2500, adalah sistem pertahanan udara dan rudal antibalistik jarak jauh buatan Rusia.

Sistem ini dapat menghadapi berbagai ancaman, mulai dari rudal balistik jarak menengah, rudal jelajah, hingga pesawat tempur dan amunisi presisi.

S-300VM memiliki jangkauan 200 kilometer dan ketinggian operasional hingga 30 kilometer.

Rusia diketahui telah memasok sistem ini ke Iran, meningkatkan kemampuan pertahanan udara negara tersebut secara signifikan.

2. David’s Sling

David’s Sling adalah sistem pertahanan udara dan rudal antibalistik yang dikembangkan oleh Israel bersama Raytheon.

Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved