Perwira TNI AL Dikeroyok
Terjawab Penyebab Letda Abu Yamin Dikeroyok Preman Terminal Arjosari Malang, Calo Cari Masalah
Terjawab penyebab Letda Abu Yamin dikeroyok preman Terminal Arjosari Malang, benar calo cari masalah, gara-gara hal sepele.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
SURYAMALANG.COM, - Motif pengeroyokan yang menimpa perwira TNI Angkatan Laut (TNI AL) Letda Laut (PM) Abu Yamin (53) mulai terkuak.
Letda Abu Yamin babak belur dihajar lima hingga enam orang preman di Terminal Arjosari Malang pada Kamis, (26/6/2025) malam dan video pasca-kejadian sempat viral di media sosial.
Penyebab sebenarnya dari peristiwa itu menjadi pertanyaan.
Sempat muncul narasi di media sosial, Abu Yamin diduga dikeroyok karena mengingatkan Jupang (juru penumpang) untuk tidak melakukan pungutan liar (pungli) kepada kru bus.
Baca juga: BERANTAS Preman di Terminal Arjosari Malang Ramai Digaungkan, Anak Letda Abu Yamin: Tangkap!
Namun pelaku yang diingatkan tidak terima dan memanggil teman-temannya lantas melakukan pengeroyokan.
Benarkah Demikian?
Motif pengeroyokan baru-baru ini dijawab oleh Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul.
Tunggul mengatakan, insiden ini terjadi saat Letda Abu Yamin sedang dalam perjalanan pulang dinas dan singgah di Terminal Arjosari.
Di lokasi itu, Abu Yamin sempat memberikan nasihat kepada salah seorang bernama Kasir.
"Pada waktu itu, personel TNI AL memberikan nasihat kepada seorang bernama Kasir untuk disampaikan kepada rekan lainnya agar tidak berebut penumpang serta meminta jatah preman kepada bus manapun yang ada di terminal itu," ungkap Tunggul, Senin (30/6/2025).
Baca juga: LUKA PARAH, Perwira TNI AL Operasi Wajah dan Patah Tulang usai Dikeroyok 6 Preman Terminal Arjosari
Namun, teguran tersebut diduga memicu sekelompok calo tidak senang yang berujung pengeroyokan terhadap Letda Laut Abu Yamin.
“Singkat cerita, ada kelompok calo yang tidak terima dengan nasihat tersebut" jelasnya.
"Sehingga melakukan tindakan pengeroyokan terhadap personel TNI AL tersebut" kata Tanggul.
"Namun hal ini masih terus dilaksanakan pendalaman," imbuhnya.
Kini ketiga terduga pengeroyok yang menyerahkan diri sudah diserahkan ke Polresta Malang Kota untuk menjalani proses hukum.
"Tiga orang terduga pelaku sudah menyerahkan diri dan diserahkan ke Polresta Malang Kota untuk proses hukum" jelas Tanggul.
"Untuk terduga pelaku lainnya masih buron," paparnya.
Baca juga: Letda Abu Yamin Dikeroyok Preman Terminal Arjosari Kota Malang, TNI dan Polri Kolaborasi Buru Pelaku
Hingga Senin pagi ini, kata Tunggul, belum ada perkembangan lanjutan terkait kasus tersebut.
TNI AL menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan para pelaku lainnya segera tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
“Sampai dengan pagi ini, belum ada perkembangan lanjutan," jelasnya.
Terbaru, kondisi Letda Laut (PM) Abu Yamin berangsur membaik setelah menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar, Kota Malang.
Sementara pihak keluarga korban yang diwakili anak pertama Abu Yamin, Alfia Nur Maharani (26) berharap agar seluruh pelaku segera tertangkap.
"Harapannya, seluruh pelaku dapat segera tertangkap dan keadilan buat ayah saya sesuai," jelasnya kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (29/6/2025).
Baca juga: Kronologi Versi Kadispenal, Letda Abu Yamin Dikeroyok Preman Terminal Arjosari Malang, Pulang Tugas
Apabila seluruhnya sudah tertangkap, Alfia ingin bertemu dan bicara langsung dengan pelaku utamanya.
"Saya ingin bertanya langsung ke pelaku utamanya, kenapa ayah saya diperlakukan seperti itu (dikeroyok) dan salah apa ayah saya" katanya.
"Di samping itu, saya juga minta doanya agar ayah saya cepat sembuh,"ujar Alfia.
Bagi Alfia, Letda Abu Yamin adalah sosok ayah yang sangat mencintai keluarga.
Sekaligus, juga seorang kakek yang selalu memperhatikan dan menyayangi cucunya.
"Kepribadiannya baik dan sederhana" kata Alfia.
"Selain itu, ayah ini juga seorang ayah yang sangat peduli sama anak-anaknya" imbuhnya.
Baca juga: Chat Terakhir Letda Abu Yamin Sebelum Dikeroyok Preman Terminal Arjosari Malang, Anaknya Kaget
Alfia menjelaskan, ayahnya pulang karena selain memanfaatkan momen libur panjang, juga akan menyambangi saudara di Kota Malang dan Kabupaten Malang.
"Kalau dulu, ayah tiap hari pulang pergi Malang Surabaya" paparnya.
"Tetapi karena mungkin usia yang sudah 53 tahun dan tugasnya makin banyak, jadi sekarang kalau pulang seminggu sekali," tambahnya.
Alfia menyebut, ayahnya berdinas sebagai anggota Polisi Militer TNI Angkatan Laut (POMAL) di Lantamal V Surabaya.
(Suryamalang.com/Kukuh Kurniawan/Kompas.com)
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp
penyebab Letda Abu Yamin
Letda Abu Yamin
Terminal Arjosari Malang
perwira TNI AL dikeroyok
perwira TNI AL dikeroyok preman
Kota Malang
Malang
preman Terminal Arjosari
suryamalang
Perubahan Terminal Arjosari Malang Efek Letda Abu Yamin Dikeroyok, 25 Jupang Liar Diusir Keluar |
![]() |
---|
Hikmah Pengeroyokan Letda Abu Yamin, Kini Jupang Tak Lagi Pungli ke Sopir Bus di Terminal Arjosari |
![]() |
---|
Alhamdulillah Sopir Bus Tak Perlu Kasih Uang Jupang Usai Viral TNI Dikeroyok di Terminal Arjosari |
![]() |
---|
5 Saksi Diperiksa terkait Pengeroyokan Letda Abu Yamin di Terminal Arjosari Malang, Ada PO Bus |
![]() |
---|
UPDATE Penyidikan Kasus Pengeroyokan Letda Abu Yamin, Petugas Terminal Arjosari Diperiksa Polisi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.