Keputusan Dinas Perhubungan Kota Malang: Jalan Terusan Surabaya Tidak Jadi Satu Arah

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memutuskan penerapan satu arah di Jalan Terusan Surabaya tidak jadi dilakukan

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
BATAL JADI SATU ARAH - Kondisi arus lalu lintas di Jalan Terusan Surabaya, Kota Malang, Rabu (9/7/2025). Diketahui, Dishub Kota Malang memutuskan penerapan satu arah di Jalan Terusan Surabaya tidak jadi dilakukan. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memutuskan penerapan satu arah di Jalan Terusan Surabaya tidak jadi dilakukan.

Hal itu berdasarkan kajian serta evaluasi dengan pakar maupun stakeholder terkait.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan, usulan satu arah di Jalan Terusan Surabaya merupakan usulan dari warga sendiri.

Alasan utama warga mengajukan usulan tersebut, karena lebar jalan dinilai sempit dan sering terjadi kepadatan lalu lintas.

"Namun dari hasil analisa ahli serta pertimbangan sirkulasi lalu lintas, maka usulan satu arah itu tidak jadi dilakukan."

"Sehingga jalan keluar sementara ini adalah, tetap dua arah tetapi mengoptimalkan area badan jalan," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM seusai mengikuti rapat forum lalu lintas di Mini Block Office Pemkot Malang, Rabu (9/7/2025).

Dirinya menjelaskan, biang kepadatan di Jalan Terusan Surabaya adalah banyak masyarakat yang membeli makanan tetapi tidak turun dari kendaraannya. Sehingga memperparah kondisi jalan menjadi kian sempit.

"Yang menjadi masalah adalah, pembeli berhenti di pinggir jalan dan tidak turun dari kendaraannya. Padahal seharusnya, parkir di tempat yang sudah ditentukan," tambahnya.

Mengatasi permasalahan tersebut, Dishub Kota Malang akan berkoordinasi serta melibatkan lebih lanjut warga dan Ketua RT maupun RW setempat.

Di dalam membantu mengoptimalkan area badan jalan untuk kelancaran arus lalu lintas.

"Termasuk penjual makanan yang ada disitu, juga diminta kalau ada pembeli yang datang untuk jangan menunggu di atas kendaraan."

"Namun, parkir kendaraannya di tempat yang sudah disediakan," terangnya.

Selain membahas usulan satu arah di Jalan Terusan Surabaya, di dalam rapat tersebut juga membahas rekayasa pada area Stasiun Malang di Jalan Trunojoyo.

"Selama ini, area pintu depan stasiun  jadi titik menjemput maupun menurunkan penumpang.

Hal ini dari sisi sirkulasi dan etika juga tidak bagus dan terletak dekat persimpangan yang rawan terjadi kepadatan lalu lintas," ungkapnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved