Operasi Patuh 2025
Operasi Patuh Hari Pertama, Residivis Acungkan Belati Kejar Polisi
Ada kejadian menarik di hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh 2025 bagi pengendara yang dilakukan serentak di Indonesia selama 13 hari ke depan.
SURYAMALANG.COM - Ada kejadian menarik di hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh 2025 bagi pengendara yang dilakukan serentak di Indonesia selama 13 hari ke depan, 14-27 Juli.
Di Bengkulu Tengah, viral di media sosial seorang pengendara berstatus residivis menolak dihentikan anggota polisi.
Pemuda itu malah mengejar sejumlah polisi sembari mengacungkan belati.
Di hari pertama di Bengkulu Tengah, Operasi Patuh 2025 digelar di depan Mapolres Bengkulu Tengah, Senin (14/7/2025) sekira pukul 10.00 WIB.
Para anggota polisi memeriksa satu per satu surat kendaraan pengendara yang melintas di sana.
Nah, saat si pengendara nakal itu lewat, dia tak mau dihentikan polisi.
Dari rekaman video warga yangn viral d media sosial itu, pelaku mengacungkan belati dan sempat melempar balik papan peringatan ke arah polisi saat hendak diamankan.
Baca juga: Polres Malang Gelar Operasi Patuh Semeru 2025, Ini Pelanggaran yang Bisa Dikenakan Sanksi
Rupanya, kendaraan yang dipakai pengendara itu tak menggunakan plat nomor dan mencoba menerobos anggota polisi yang mencoba menghentikannya.
Saat dihentikan, pengendara itu jatuh.
Pengendara itu sontak langsung mengeluarkan senjata tajam dari pinggangnya.
Dia berusaha melukai anggota polisi menggunakan pisaunya.
Pisau yang diacung-acungkan itu memiliki panjang sekitar 30 sentimeter.
Dia terlihat mengibaskan pisau tersebut secara membabi buta sembari mengejar anggota polisi.
Karena jumlah lebih banyak, sejumlah polisi pun mengepung pengendara itu.
Tak lama kemudian, pengendara itu melarikan diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Operasi-Patuh-Hari-Pertama-Residivis-Acungkan-Belati-Kejar-Polisi.jpg)