Kabupaten Malang
Dugaan Tindak Pencabulan pada Anak di Wagir Malang, Pelakunya Tetangga Korban Sejak Tahun Lalu
Hasil keterangan yang disampikan oleh ibunya menjelaskan bahwa kejadian ini sudah dicurigai sejak tahun lalu.
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Kasus dugaan kekerasan seksual yang dialami oleh bocah berusia 4 tahun di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang ternyata sudah terjadi sejak tahun lalu.
Saat itu korban masih tinggal di rumah neneknya yang lokasinya berdekatan dengan rumah pelaku.
Sebelumnya, bocah perempuan asal Kecamatan Wagir diduga mendapatkan kekerasan seksual dari tetangganya. Atas kejadian ini, ibu korban FA (24) melapor ke Polres Malang pada 23 Juli 2025.
Kanit PPA Satreskrim Polres Malang, Aiptu Erlehana menyampaikan laporan tersebut telah diterima pada 24 Juli 2025.
Pihaknya sementara ini masih melakukan penyelidikan beserta pemeriksaan saksi.
"Kami sudah mengagedandakan hari ini untuk pemeriksaan saksi-saksi. Tapi hasil koordinasi kami dengan kuasa hukum korban akan diagendakan besok, karena harus mengkoordinasikan saksi-saksi yang hadir besok," jelas Leha, Senin (28/7/2025).
Di sisi lain, pihak kepolisian masih menunggu hasil visum korban keluar.
Dengan hasil visum ini akan dijadikan sebagai alat bukti untuk proses penyidikan hingga ke penetapan tersangka.
"Hasil visum merupakan alat bukti utama dalam mengungkap kasus ini. Kapan akan keluar? Ini secepatnya akan kami koordinasikan dengan pihak rumah sakit," jelasnya.
Sementara ini, pihak kepolisian masih memintai keterangan dari terlapor yaitu ibu korban.
Hasil keterangan yang disampikan oleh ibunya menjelaskan bahwa kejadian ini sudah dicurigai sejak tahun lalu.
Awalnya, ibu korban curiga terhadap anaknya yang kerap mengeluh di bagian kemaluan.
Namun ibu korban tidak menelisik secara jauh apa yang dikeluhkan oleh anaknya.
Selanjutnya, pada Juni 2025, korban bersama ibunya pindah rumah.
Sebelumnya mereka tinggal dengan nenek korban yang rumahnya ini berdampingan dengan terduga pelaku yakni sebagai tetangga.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.