Rabu, 13 Mei 2026

Mendulang Rupiah di HUT Kemerdekaan RI

Berkah HUT RI, Persewaan Baju Adat dan Karnaval di Kota Malang Banjir Pesanan

Pemilik galeri, Selfi Helmia mengatakan, permintaan penyewaan baju adat sudah mulai terasa sejak pertengahan Juli dan terus melonjak hingga Agustus.

Tayang:
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/KUKUH KURNIAWAN
BANJIR ORDER - Pemilik Galeri Sevie, Selfi Helmia saat menunjukkan baju lurik dan kostum maskot karnaval , Senin (18/8/2025). Selama momen HUT RI, permintaan sewa baju adat maupun kostum karnaval meningkat drastis. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Ramainya kegiatan baik lomba maupun karnaval di peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan Indonesia, membawa berkah bagi pemilik persewaan kostum di Kota Malang.

Seperti yang terlihat di Galeri Sevie yang terletak di Jalan Sawojajar Gang XI Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, ramai didatangi pelanggan yang hendak menyewa kostum.

Pemilik galeri, Selfi Helmia mengatakan, permintaan penyewaan baju adat sudah mulai terasa sejak pertengahan Juli dan terus melonjak hingga Agustus.

"Pertengahan Juli itu, pelanggan sudah mulai booking dan ramai-ramainya satu minggu sebelum tanggal 17 Agustus. Dan diperkirakan, permintaan sewa ini akan terus terjadi hingga bulan depan, karena beberapa kegiatan karnaval baru berlangsung di bulan September," ujar Selfi, Senin (18/8/2025).

Dirinya menyebut dalam sehari, lebih dari 15 penyewa datang ke galerinya tersebut.

Biasanya, tiap penyewa, memilih atau menyewa bisa lebih  dari satu baju.

Untuk penyewanya sendiri, tidak hanya didominasi warga Kota Malang saja, ada yang dari Tumpang Kabupaten Malang hingga Kota Batu.

"Kalau dibandingkan hari-hari biasa atau bukan saat momen Agustusan, sehari hanya sekitar 6 sampai 10 penyewa," jelasnya.

Selfi mengungkapkan, baju adat yang paling banyak disewa pelanggannya adalah baju adat Jawa. Selain simpel, juga masih nyaman untuk digunakan aktivitas.

"Kebaya dan basofi termasuk baju lurik, itu yang paling laris disewa. Karena nyaman saat dipakai untuk menghadiri kegiatan upacara atau event-event resmi pemerintahan," terangnya.

Untuk harga sewa baju adat, mulai dari Rp 100 ribu sampai dengan Rp 500 ribu.

Harga itu disesuaikan dengan jenis baju adatnya, karena semakin banyak aksesoris maka semakin mahal.

"Harga Rp 100 ribu untuk baju adat Jawa, itu sudah lengkap dengan aksesorisnya seperti kuku macan. Kalau yang mahal itu adalah baju adat Bali, Padang dan Palembang, karena aksesorisnya banyak," tambahnya.

Sementara untuk pakaian karnaval, yang paling banyak disewa adalah pakaian tokoh pewayangan. Seperti tokoh wayang Gatotkaca, Srikandi dan Arjuna hingga Punakawan.

Di galerinya tersebut, ia juga menyediakan kostum maskot atau kostum hias karnaval yang aksesorisnya terbuat dari barang daur ulang.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved