Pesan Jokowi Tunjukkan Kebahagiaan Sejati Bersama 5 Cucu Jeda Dari Polemik 'Terasa Lebih Hidup'

Pesan Jokowi tunjukkan kebahagiaan sejati bersama 5 cucu jeda dari semua polemik ijazah palsu masih bergulir panas 'terasa lebih hidup'

|
Instagram @jokowi
ISU IJAZAH JOKOWI - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) ketika menghabiskan waktu bersama lima orang cucunya (KIRI), Jokowi memegang ponsel (TENGAH) bicara sambil merekam cucunya. Jokowi merekam Jan Ethes (KIRI) pada Minggu (24/8/2025). Makan bersama cucu setelah baru dari tempat bermain, play ground di Solo. 

SURYAMALANG.COM, - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan keseruannya menghabiskan waktu bersama cucu di hari libur pada Minggu (24/8/2025) kemarin. 

Di tengah polemik ijazah palsu yang masih panas dan tidak kunjung selesai, Jokowi juga tidak lupa berbagi tentang makna kebahagiaan sejati. 

Pada momen tersebut Jokowi terlihat berada di sebuah restoran cepat saji di kawasan Kota Solo.

Duduk di antara para cucunya, tampak semuanya hadir mulai dari Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah putra- putri dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda.

Baca juga: 5 Poin yang Diragukan dari Ijazah Jokowi Dijawab UGM Meski Tanpa Bukti Alasannya UU KIP, Apa Itu?

Lalu Sedah Mirah Nasution, Panembahan Al Nahyan Nasution dan Panembahan Al Saud Nasution putra-putri dari Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution.

Tidak ingin melewatkan momen kebersamaan itu, terlihat Jokowi merekam kebersamaan mereka dengan gadget-nya dan memperkenalkan lima cucunya tersebut

"Pagi hari ini saya bersama dengan cucu," kata Jokowi dalam video yang diunggah di akun X dan Instagram-nya, @jokowi, Minggu malam.

Jokowi lalu merekam satu per-satu cucunya sambil menyebutkan nama mereka. 

"Ada Jan Ethes, ada Sedah, ada Naya, ada Lembah, dan ada Saud" kata Jokowi.

Baca juga: Komentar Jokowi Soal Wamenaker Immanuel Ebenezer Kena OTT KPK, Benarkan Dulu Relawannya

Menurut Jokowi, mereka baru saja pergi ke tempat bermain di Solo. 

"Tadi baru dari tempat bermain, playground di Solo," kata Jokowi tersenyum.

Setelah lelah bermain, Jokowi dan kelima cucunya kemudian menyantap makanan bersama di restoran cepat saji. 

Melalui narasi video-nya, Jokowi menulis kata-kata yang cukup dalam tentang kebahagiaan sejati.

"Akhir pekan selalu jadi momen yang istimewa, ketika bisa dihabiskan bersama cucu-cucu tercinta, mulai dari bermain bersama, mendengar celoteh mereka yang penuh keceriaan, hingga tertawa lepas tanpa henti," kata Jokowi.

"Kehadiran mereka membuat suasana terasa lebih hidup dan penuh warna, menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati seringkali hadir dari momen kebersamaan yang sederhana," ujar Jokowi.

Seperti diketahui polemik terkait kasus dugaan ijazah palsu Jokowi terus bergulir bak pola panas yang tak kunjung padam. 

Dugaan ijazah palsu awalnya dilaporkan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).

Baca juga: Roy Suryo Yakin Tak Akan Dipenjara Soal Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Percaya Diri Tak Bersalah

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) lalu menghentikan penyelidikan dugaan ijazah palsu Jokowi pada Selasa (29/7/2025) dengan menyatakan ijazah Jokowi identik.

Lalu bola panas mengalir ke sejumlah alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) yakni Pakar Telematika Roy Suryo, Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa dan ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar. 

Ketiga orang tersebut menuding ijazah Jokowi palsu hingga dilaporkan oleh Jokowi atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. 

Terbaru, polemik soal keaslian ijazah Jokowi ditanggapi langsung oleh Rektor Universitas Gajah Mada (UGM), Ova Emilia.

Ova meyakinkan masyarakat jika Jokowi sudah menerima ijazahnya saat lulus dari Fakultas Kehutanan UGM pada tahun 1985.

Hanya saja, terkait gambar ijazah Jokowi yang beredar luas di media sosial, Ova tidak mau ambil pusing.

Sebab, ijazah yang asli sudah di tangan Jokowi sehingga tanggung jawab ada di tangan yang besangkutan. 

"Artinya yang menjaga ijazah itu adalah yang bersangkutan" kata Ova dalam channel YouTube resmi UGM tayang Jumat (22/8/2025).

"Oleh karena itu, Universitas Gadjah Mada ini ya kita tidak mau berkomentar terkait dengan ijazah, a piece of paper yang sudah ada di yang bersangkutan," lanjutnya.

"Kita tak bertanggung jawab untuk itu," tegas Ova.

Baca juga: SIAPA Bambang Pacul? Dicopot Megawati Setelah Membungkuk Hormat ke Jokowi, Politisi Senior PDIP

Video tersebut tidak hanya menampilkan Ova, tapi juga ada Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran Wening Udasmoro, Dekan Fakultas Kehutanan UGM Sigit Sunarta, serta dipandu oleh Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana.

Ova mengungkapkan UGM memiliki data dan bukti yang mendukung klaim Jokowi merupakan lulusan UGM.

Jokowi juga sudah menerima ijazah sebagai bukti kelulusan.

"Kami punya data dan bukti bahwa Bapak Joko Widodo adalah resmi menjadi lulusan dari UGM dan juga sudah diberikan tanda kelulusannya kepada yang bersangkutan," ungkapnya.

Menanggapi masih adanya keraguan dari sejumlah pihak mengenai keaslian ijazah Joko Widodo, Ova menjelaskan tugas UGM sebagai institusi pendidikan adalah mendidik dan menyimpan dokumen yang lengkap terkait proses pendidikan.

"Ijazah diberikan setelah yang bersangkutan menyelesaikan proses pendidikan secara baik dan sesuai dengan persyaratannya. Ijazah diserahkan pada saat wisuda kepada yang bersangkutan," jelasnya.

Sedangkan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo telah menyerahkan seluruh berkas pendaftaran Jokowi saat maju sebagai Calon Wali Kota Solo kepada penyidik Polda Metro Jaya.

Baca juga: Pesan Roy Suryo untuk Prabowo Kubunya Tak Pantas Dipenjara Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Minta 2 Hal

Langkah ini diambil untuk mendukung proses hukum yang berjalan, menyusul laporan Jokowi terhadap Roy Suryo terkait tudingan keaslian ijazah.

Ketua KPU Solo, Yustinus Arya Artheswara, mengonfirmasi seluruh dokumen fisik tersebut kini resmi berada di tangan penyidik.

Arya menegaskan berkas yang mereka simpan dan serahkan sangat lengkap, bahkan melebihi syarat minimal yang ditentukan saat masa pendaftaran dahulu.

"Kalau ijazah untuk dipersyaratkan (mendaftar sebagai calon wali kota Solo) itu sebenarnya SMA" terang Arya dikutip dari Tribun Solo.

"Cuma berkas yang ada di kami itu dari ijazah SD, SMP, SMA, dan sarjana itu ada," jelasnya. 

(WartaKotalive.com/Kompas.com)

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved