Kepala Cabang Bank BUMN Dibunuh

PENAMPAKAN Rumah Mewah Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Pengusaha Punya Helikopter

Intip penampakan rumah mewah Dwi Hartono otak pembunuhan kepala cabang bank BUMN di Jakarta. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
YouTube Tribun Jambi
RUMAH DWI HARTONO - Polisi telah menetapkan Dwi Hartono (DH) sebagai salah satu tersangka dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Muhammad Ilham Pradipta (37). Sosok Dwi Hartono yang dikenal sebagai pengusaha sukses dan motivator ini, ternyata memiliki rumah mewah di kawasan elit Kota Wisata, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Ini heli city ya mas?

Heli city itu vendor penyewaan helikopter kita yang pengen tesplay dan belajar untuk mengerti helikopter itu seperti apa, termasuk kita bisa terbang dengan sekian menit, kurang lebih kita pengen punya mobil lah mas, kalau kita pengen punya Pajero atau Alphard minimal harus mengecek dulu test driver dulu kalu tidak kita kurang PD mas.

tipe apa mas helikopternya?

Ini tipe bel berapa gitu ya mas.

Saya googling harga 2 miliyaran lebih mas?

Sekitar 20 puluh miliyar mas, tadi kalau mas tanya harganya berapa ya relatif, kita mau tipe yang seperti apa mau jenisnya seperti apa mau siternya berapa, yang jelas harga 10 M juga ada 20 M juga ada 100 Milyar juga ada mas tergantung tipe mas.

Tadi mas Dwi cerita tentang helipad ya, Apa rencana terkait mempersiapkan helipad di depan rumah orangtua mas?

Jadikan gini saya besar di sana mas, dari kecil orangtua awal mula transmigran kita dari Jawa, sempat transmigrasi ke Palembang di Lahat kalau tidak salah di SP 4 di kampung itu saya lahir di sana mas.

Sekitar 6 tahun saya pindah ke Rimbo Bujang Jambi, saya cukup berkesan lah, walaupun SMP kelas 3 pindah lagi ke Jawa Ambarawa.

Sekali lagi Rimbo Bujang adalah tempat asal kita cukup berkesan meninggalkan banyak cerita bahkan orangtua kakak kandung serta ipar masih tinggal di Rimbo Bujang ke depannya harapannya ketika ada helipad di sana kita akses lebih cepat, lebih mudah nantinya kita turun ke sana langsung ke Rimbo Bujang tidak setahun apa 2 tahun sekali, bisa jadi setiap bulan mas.

Dan harapannya saya bisa membuka lapangan pekerjaan di sana begitu mas, kalau kita cuma turun setahun sekali bagaimana mungkin kita cukup waktu yang panjang dan dengan kunjungan yang lebih rutin kita punya akses yang mudah, jadi harapannya jadi kalau ingin sewaktu turun bisa turun di depan rumah orangtua.

Terakhir pulang Ke Rimbo Bujang kapan ya mas?

Kemarin Bulan September kebetulan adik menikah sekalian lah kita mencoba untuk pembebasan lahan untuk helipad itu.

Mas kalau saya baca berita itu sempat berada pada titik terbawah akhirnya bisa mencapai ketitik sekarang cerita ini bisa diceritain ke Tribun News mas, Tribun Jambi, sehingga bisa menyerap inspirasinya mas?

Jadi gini mas, sekitar tahun 2012 usaha saya sempat bangkrut dan meninggalkan hutang miliaran

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved