Kota Malang
Emba Jetbus Run 2026 Sukses Digelar, Peserta Meningkat dan UMKM Terlibat
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyebut pelaksanaan Emba Jetbus Run 2026 berjalan sukses dan lebih meriah dibanding tahun sebelumnya.
Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
“Walaupun sempat gerimis sebentar, justru itu membawa hawa dingin yang positif bagi pelari. Saya sendiri ikut di kategori 5 kilometer,” kata Paulus.
Ia menjelaskan, jalur lomba sudah sekitar 90 persen steril dari gangguan lalu lintas dan aktivitas warga, meski masih ada beberapa titik yang perlu evaluasi.
“Ini event berskala nasional, jadi standar operasional dari A sampai Z harus profesional, tidak kalah dengan event di Jakarta. Jalur akan terus kami perbaiki supaya ke depan benar-benar sempurna,” ujarnya.
Paulus mengatakan respons peserta sangat menggembirakan.
Banyak pelari mengapresiasi kesterilan jalur, meskipun masih ada beberapa titik yang harus dibenahi.
Total peserta tahun ini mencapai 3.600 orang, dengan komposisi seimbang antara kategori 5K dan 10K.
“Pesertanya beragam. Ada yang dari Belanda, ada juga dari Lampung, Makassar, Jawa Tengah, Kediri, sampai Surabaya,” katanya.
Untuk pelaksanaan berikutnya, Paulus menargetkan jumlah peserta bisa meningkat menjadi 4.000 orang.
Namun hal itu akan dibahas lebih dulu dengan Wali Kota Malang terkait kapasitas dan kesiapan lokasi.
“Dengan 3.600 peserta saja tadi sudah terasa sangat penuh. Ada beberapa hal teknis yang akan saya sampaikan ke Pak Wali supaya event 2027 nanti jauh lebih nyaman,” ucapnya.
Baca juga: Wisatawan Padati Kampung Kayutangan Heritage Kota Malang saat Libur Panjang Isra Miraj 2026
Aturan Ketat
Ia menegaskan, Emba Jetbus Run Malang dirancang menjadi event nasional pembuka tahun yang rutin digelar setiap Januari.
“Sesuai rencana awal, Malang Run ini akan selalu digelar setiap bulan Januari sebagai event nasional pembuka tahun,” katanya.
Untuk menyamai standar event lari di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali, panitia mulai menerapkan aturan yang lebih ketat.
“Kami terapkan cut-off time. Untuk 5K maksimal 60 menit, dan 10K maksimal dua jam. Kalau lewat dari itu, tidak dapat medali,” jelas Paulus.
Meski terkesan tegas, menurutnya kebijakan itu penting untuk mendidik peserta agar terbiasa dengan standar profesional.
“Visi kami adalah membawa event ini Go Nasional. Karena itu, peserta juga harus dibiasakan dengan aturan yang profesional,” pungkasnya. (Benni Indo/ADV)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/menjelang-finis-di-Emba-Jetbus-Run-2026-di-Kota-Malang.jpg)