Suara keras peluru yang meledak mengarah ke bagian vital dari anggota Kepolisian Sirenja tersebut terdengar.
Ternyata, Aiptu P mengarahkan senjata tersebut tepat dikepalanya untuk mencoba mengakhiri hidupnya.
"Tiba-tiba P menembakan senjata apinya ke arah NS hingga mengenai rahang. Karena panik P kemudian menembak dirinya sendiri," ujar Didik, saat dihubungi, Jumat, dikutip dari Kompas.com.
Aiptu P diduga panik karena telah menembak Aipda NS dengan senjata laras panjang.
Namun keduanya berakhir dengan bersimbah darah di lantai tempat mereka bekerja.
Keduanya juga dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah.
Dikutip dari TribunPalu.com pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kejadian yang menimpa dua anggota ini.