Berita Viral

Viral Emak-emak Piknik di Bandara Singapura Tuai Sorotan, Santai Bawa Cobek Sambil Nonton Air Terjun

Penulis: Frida Anjani
Editor: Frida Anjani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral Emak-emak Piknik di Bandara Singapura Tuai Sorotan, Santai Bawa Cobek Sambil Nonton Air Terjun

Bandara Changi sendiri memiliki area yang berbayar dan tidak berbayar.

Area yang berbayar contohnya Canopy Park, Hedge Maze, Mirror Maze, Changi Experience Studio+, serta Walking dan Bouncing Net.

Untuk masuk ke area ini, pengunjung harus membayar biaya masuk yang bervariasi.

Biaya masuk area berbayar dapat mencapai 71 dolar Singapura (Rp840.715) untuk orang dewasa dan 50 dolar Singapura (Rp592.053) untuk anak-anak.

Sementara, area yang gratis antara lain Butterfly Garden, Enchanted Garden, HSBC Rain Vortex, Entertainment Corner, Movie Theater, Singapore Tour, Snooze Lounge, dan Skytrain.

Yosep menyebut, masyarakat umum dapat mengunjungi Bandara Changi tanpa perlu menjadi pengguna bandara atau penumpang pesawat.

"Pengunjung ada yang datang berkelompok, berpiknik menikmati hutan tropis dan air terjun buatan tersebut," tambah dia.


Lebih lanjut, Yosep menjelaskan, masyarakat umum memang bisa mengunjungi Bandara Internasional Changi.

Terlebih bandara tersebut memang dibangun pemerintah sebagai ruang publik.

"Bandara Changi didesain tidak hanya sebagai kawasan transportasi udara, tapi juga belanja seperti toko dan supermarket, makan minum restoran, dan piknik keluarga," tambah dia.

Pada hari libur, lanjutnya, area bandara bahkan akan lebih padat karena didatangi warga yang sengaja ke Changi bukan untuk terbang.

Mereka sengaja ke Bandara Changi untuk sekadar makan minum, belanja, dan piknik keluarga.

Menurut Yosep, pengunjung juga diperbolehkan makan di area Bandara Internasional Changi Singapura.

"Tidak ada larangan makan dan minum ringan sepengetahuan saya," katanya.

Meski begitu, dia menyebut makan dan minum di ruang publik Singapura sangat ketat aturannya.

Halaman
1234

Berita Terkini