Hal itu didasarkan pada pencocokan kronologi yang sempat dilansir penyidik dalam konferensi pers di Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim, Senin (27/1/2025).
Dua jam kemudian, Uswatun dibunuh pasangan haramnya, pukul 00.30 WIB, di kamar 301 sebuah hotel di Kediri, Senin (20/1/2025).
Antok kemudian mutilasi tubuh Uswatun Khasanah menjadi empat bagian mulai pukul 01.30 WIB hingga pukul 05.00 WIB.
Antok kemudian membuang potongan tubuh Uswatun Khasanah di tiga wilayah kabupaten sejak Selasa (21/1/2025) hingga Rabu (22/1/2025).
"Jarak makan malam dengan kejadian, masih kami dalami," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto.
Melihat kemesraan antara Uswatun dan Antok, seolah pasangan gelap ini tak memiliki masalah.
Namun faktanya, nyawa Uswatun berakhir di tangan Antok.
Baca juga: Bukti CCTV Terbaru Patahkan Alibi Antok Soal Sikap Kasar Uswatun Khasanah, Jadi Motif Mutilasi
Pasalnya selama momen makan di sebuah pendopo restoran, Antok dan Uswatun tampak ceria dan penuh senyuman.
Sebelum meninggalkan restoran, Uswatun tampak semringah.
Keceriaan di wajah keduanya pun belakangan disorot publik.
Khalayak menyebut keterangan yang disampaikan oleh Antok dengan bukti rekaman CCTV tidak sesuai.
Karena tidak ada tanda-tanda cekcok selama korban dan tersangka di restoran, bahkan keduanya tampak mesra.
"Ya memang kalau kita melihat konstruksi CCTV itu, memang kelihatan tidak ada apa-apa. Di situ yang bersangkutan berdua ini baik-baik saja," kata Dirmanto kepada awak media di Balai Wartawan Mapolda Jatim, Jumat (31/1/2025).
"Namun, kenyataannya setelah kami lidik lebih dalam, memang ada permasalahan-permasalahan yang menimpa dua orang tersebut," ujarnya.
Alibinya soal pembunuhan dikaitkan dengan rekaman CCTV, Antok tampak pasrah.