Tetap tenang dan periksa keaslian pesan melalui sumber resmi.
4. Tautan Pendek atau Tidak Transparan
Pelaku sering menggunakan tautan yang dipersingkat, seperti "bit.ly/freegift", untuk menyembunyikan tujuan sebenarnya. Hindari mengklik tautan dari sumber yang tidak dikenal atau tampak mencurigakan.
5. Akun Tanpa Tanda Verifikasi
Akun bisnis resmi di WhatsApp memiliki tanda centang hijau yang menunjukkan telah diverifikasi oleh META.
Jika akun tidak memiliki tanda tersebut, berhati-hatilah.
6. Penawaran yang Terlalu Bagus untuk Jadi Nyata
Penipu sering menawarkan hadiah besar, diskon fantastis, atau peluang investasi dengan imbal hasil tinggi.
Penawaran semacam ini biasanya dirancang untuk memancing korban bertindak impulsif. Jika terdengar terlalu bagus, kemungkinan besar itu adalah jebakan.
7. Bahasa Pesan yang Tidak Profesional
Pesan phishing sering kali mengandung kesalahan tata bahasa, nada yang aneh, atau kata-kata tidak profesional.
Sebaliknya, pesan dari perusahaan resmi biasanya tersusun dengan baik dan bebas dari kesalahan ejaan.
Cara Menghindari Penipuan di WhatsApp
Hati-Hati dengan Kontak Tidak Dikenal
Jangan langsung membalas pesan dari nomor asing, terutama dengan kode negara atau format mencurigakan. Verifikasi identitas pengirim sebelum merespons.
Kenali Tanda-Tanda Phishing
Waspadai pesan yang mengaku dari organisasi resmi seperti bank atau layanan pengiriman barang. Periksa detail pengirim dengan teliti.
Baca tanpa iklan