Breaking News
Rabu, 22 April 2026

Gebrakan Petani Milenial Malang Raya

Tips Jadi Petani Milenial di Kota Batu, Harus Melek Medsos

Media sosial bisa menjadi sarana untuk mencari informasi dan juga sebagai sarana promosi.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/DYA AYU
PERIKSA STROBERI - Irvan Nur Efendi memeriksa buah stroberi di Kebun 8 yang berlokasi di Jalan Raya Sumber Brantas, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Petani harus melek media sosial (medsos). Media yang menghubungkan orang secara maya ini bisa menjadi sarana untuk mencari informasi dan juga sebagai sarana promosi.

Misalnya dalam pengelolaan wisata petik buah Kebun 8 di Jalan Raya Sumber Brantas, Kota Batu.

Pemilik Kebun 8, Irvan Nur Efendi mengatakan sebenarnya teknik atau media tanam yang diterapkan di Kebun 8 sama dengan para petani lainnya. Pembedanya, Kebun 8 memanfaatkan medsos untuk promosi dan mencari informasi soal pertanian.

"Saya juga update perkembangan informasi soal perawatan tanaman, seperti informasi penyakit-penyakit baru yang muncul pada tanaman, dan antisipasi yang harus dilakukan," kata Irvan kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (28/9).

Irvan dapat mempromosikan wisata petik apel, jeruk, dan stroberi miliknya melalui medsos. "Kalau petani yang sudah tua mungkin tidak terlalu buka medsos. Tapi saya manfaatkan medsos untuk promosi," tambahnya.

Dampaknya, banyak wisatatan dari luar negeri yang berkunjung ke Kebun 8. Menurutnya, mayoritas wisatawan asing yang berkunjung ke Kebun 8 berasal dari Singapura dan Malaysia.

"Setelah dari Bromo, biasanya mereka ke Kota Batu untuk petik buah. Kami ada petik stroberi, jeruk, apel, dan jeruk," urainya.

Petik stroberi dan apel selalu ada setiap bulan. Bagi Irvan, tidak mudah merawat dua jenis buah ini, terutama saat musim hujan.

"Ketika musim hujan, buah stroberi cepat busuk, dan untuk apel ada banyak bintik di kulitnya," imbuhnya.

Petik buah Kebun 8 buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB. Ada tiga macam tiket masuk yang ditawarkan, yaitu Rp 25.000 untuk petik satu macam buah, Rp 40.000 untuk dua macam buah, dan Rp 60.000 untuk tiga jenis buah.

"Kalau hari biasa pengunjung sekitar 500-600 orang, namun saat libur panjang bisa sampai 1000 pengunjung per hari," terang Irvan.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved