Wisata Malang Raya
Infrastruktur Jalan Menuju Tempat Wisata di Kota Batu Diperbaiki Jelang Libur Nataru
DPUPR Kota batu melakukan pembenahan infrastruktur khususnya jalan pada momen libur Nataru yang juga bertepatan dengan puncak musim hujan ini
Penulis: Dya Ayu | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Pemkot Batu lakukan pembenahan infrastruktur khususnya jalan agar wisatawan yang datang ke Kota Batu merasa aman dan nyaman.
- Pembenahan diantaranya pembangunan pedestrian tematik di beberapa ruas Kota Batu.
- DPUPR Kota Batu juga tengah mengerjakan proyek pelebaran Jalan Dewi Sartika tepatnya berada di sepanjang jalan depan Pasar Induk Among Tani Kota Batu
SURYAMALANG.COM, BATU - Demi memastikan keamanan wisatawan yang akan berlibur ke Kota Batu saat libur Natal dan Tahun Batu (Nataru), seluruh infrastruktur jalan menuju tempat wisata kini telah diperbaiki.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan pada momen libur Nataru yang juga bertepatan dengan puncak musim hujan ini, pihaknya telah melakukan pembenahan infrastruktur khususnya jalan agar wisatawan yang datang ke Kota Batu merasa aman dan nyaman.
“Seluruh infrastruktur jalan menuju ketempat wisata telah kami perbaiki. Saat ini tim teknis terus monitor seluruh ruas jalan yang ada untuk dipastikan dalam kondisi mantap. Ini untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, baik masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu,” kata Alfi Nurhidayat kepada Suryamalang.com, Minggu (14/12/2025).
Baca juga: Kota Batu Antisipasi Gunungan Sampah di Tempat Wisata Saat Libur Nataru, Bisa Tambah 20 Ton Perhari
Selain itu menurut Alfi, DPUPR Kota Batu juga terus mempercantik wajah kota dengan pembangunan pedestrian tematik di beberapa ruas Kota Batu.
Diantaranya di Jalan Panglima Sudirman, Jalan Trunojoyo, Jalan Ir. Soekarno, Jalan Brantas, Jalan Gajah Mada, Jalan Sultan Agung, Jalan Patimura, Jalan Diponegoro, Jalan Hasan Halim, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Bromo-Semeru.
Tidak hanya itu, saat ini DPUPR Kota Batu juga tengah mengerjakan proyek pelebaran Jalan Dewi Sartika tepatnya berada di sepanjang jalan depan Pasar Induk Among Tani Kota Batu.
Pelebaran jalan itu dilakukan agar lalu lintas di sana lebih lancar dan juga dapat digunakan untuk parkir bus pariwisata yang hendak mengantarkan wisatawan.
Sementara itu Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Batu, Eko Setiawan menjelaskan pemeliharaan jalan yang menuju ke tempat wisata yang telah dilakukan pemeliharaan diantaranya di Desa Junrejo yang mengarah ke tempat wisata Batu Ekonomis Park, Jalan Abdul Gani yang menuju Museum Angkut, Jalan Giripurno yang merupakan jalan menuju tempat wisata Baloga, dan beberapa ruas jalan yang nantinya akan dijadikan pilihan perjalanan selama Nataru 2026.
“Untuk semua ruas jalan yang akan menjadi pilihan pengguna jalan menjelang Nataru 2026 dalam kewenangan kami, kami upayakan dalam kondisi mantap dan dapat dilalui dengan aman serta nyaman. Penambalan jalan berlubang, pembersihan gorong-gorong dan drainase sudah dan sedang kami kerjakan,” ujar Eko Setiawan.
Sedangkan soal banjir luapan yang kerap terjadi di Jalan Diponegoro Junrejo kawasan sekitar Krematorium Kota Batu atau akses jalan menuju tempat wisata Batu Ekonomis Park (Predator Park) saat hujan deras, Eko menjelaskan luapan air tersebut muncul karena banyaknya sampah yang masuk ke saluran drainase.
“Nah ini yang perlu menjadi perhatian semuanya, baik kami di pemerintah maupun masyarakat. Kerap terjadinya genangan pada ruas jalan sebagian besar diakibatkan oleh sampah yang masuk pada saluran drainase. Seberapapun sering kami melakukan pembersihan selokan namun jika tetap ada sampah yang masuk pada saluran tersebut maka genangan air pasti tetap akan terjadi. Karena selokan yang ada sudah kami lakukan penambahan kapasitas tampung, namun jika ada sumbatan maka air tidak akan dapat mengalir dengan lancar,” jelasnya.
Untuk itu pihaknya mengimbau pada masyarakat agar tidak membuang sampah di saluran drainase karena dapat mengakibatkan pentumbatan dan air meluap saat turun hujan.(myu)
| Pemandian Sumberingin Jadi Primadona Wisata Warga Malang di Masa Libur Nataru |
|
|---|
| Menikmati Sensasi Melintasi Jembatan Kaca di Malang Skyland |
|
|---|
| Wisatawan Masih Bisa Pesan Kamar Hotel di Malang Raya, Tak Ada Diskon Khusus |
|
|---|
| Waspada Macet, Setiap Hari 30.000 Kendaraan Masuk Malang |
|
|---|
| Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan di Malang Raya untuk Urai Kemacetan saat Libur Nataru 2025/2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/PELEBARAN-JALAN-KOTA-BATU-PASAR-iNDUK.jpg)