Kopi Legendaris Malang
Ngopi Jadul di Kota Batu, Tersedia Semua Menu Serba Sontoloyo
Sontoloyo merupakan kalimat yang mudah di ucap dan diingat, serta dan banyak orang sering mendengar kata ini.
Ringkasan Berita:
SURYAMALANG.COM, BATU - Nuansa jawa klasik dipadukan dengan barang-barang unik menjadi ciri khas dari kafe Kopi Sontoloyo di Dusun Rekesan, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Begitu masuk di kawasan kafe seluas 1300 meter persegi itu, pengunjung dapat langsung melihat galeri barang-barang unik koleksi pemilik kafe Kopi Sontoloyo.
Isinya ada bermacam-macam radio era Belanda, kamera jadul, jam, mesin ketik, patung-patung, motor vespa, buku, dan kursi-kursi kayu antik.
Sebelah bangunan terdapat kios yang berisi jajanan jadul yang pernah hits saat masa kecil. Ada cokelat bentuk rokok, permen karet yosan, cokelat payung, permen jahe, plembungan, dan aneka ciki. Jajanan itu dijual ke pengunjung dengan harga mulai dari Rp 5.000.
Pemilik Kopi Sontoloyo, Rinto mengatakan pemilihan kata sontoloyo agar mudah diingat dan unik seperti konsep yang ditonjolkan. Menurutnya, sontoloyo merupakan kalimat yang mudah di ucap dan diingat, serta dan banyak orang sering mendengar kata ini.
"Dalam budaya jawa, sontoloyo berarti penggembala itik atau bebek. Saya menggunakan sontoloyo sebagai usaha kuliner dengan menggabungkan kalimat kopi," kata Rinto kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (1/2).
Kedai mengangkat kuliner Nusantara atau tradional sesuai dengan tempat yang dibangun berbentuk rumah-rumah jawa atau joglo yang identik dengan kayu.
"Saya bangun secara bertahap, dan sedikit demi sedikit. Kami bangun kedai ini sesuai dari hasil keuntungan setiap bulan," ujarnya.
Kafe yang berdiri pada tanggal 1 Sepetember 2018 itu memiliki beberapa minuman dan makanan andalan. Minuman Kopi Sontoloyo menjadi favorit pelanggan.
Kopi Sontoloyo merupakan perpaduan kopi dengan susu, kopi kosong atau semacam kopi tubruk, kopi arjuna, kopi dampit, kopi jahe, wedhang susu ketan, beras kencur sampai temulawak.
Kopi sontoloyo menggunakan tiga kopi dasar, yakni kopi dampit, kopi arjuna, dan kopi ngantang. Tiga kopi ini berasal dari Malang Raya yang diolah sendiri oleh Rinto.
"Saya beli kopi, lalu saya roasting dan giling sendiri. Kemudian saya distribusikan kopinya ke outlet-outlet kami di Malang, Surabaya, dan Trawas. Ciri khasnya semua tubruk," terangnya.
Kedai ini juga menawarkan aneka makanan dengan nama sontoloyo. Ada menu soto seger ontoloyo, nasi paru sontoloyo, nasi ayam sontoloyo, nasi lodeh sontoloyo, dan juga sego srundeng sambal bajak.
Veronica mengaku sudah tiga kali datang ke Kopi Sontoloyo. Pengunjung asal Surabaya ini mengaku kembali karena ketagihan minum kopi sontoloyo yang dipadukan dengan jadah dan udara yang sejuk.
| Dulu Ada Kopi Dengklek, Sekarang Ngopi Pagi Jadi Tren di Kota Malang |
|
|---|
| Destinasi Wisata Kopi Malang, Nikmati Nuansa Klasik di Kopi Klojen Djaja 1956 |
|
|---|
| Berawal dari Jual Kopi Keliling, Suhariyadi Buka Bungker Kopi Sido Luhur di Kaki Gunung Kawi Malang |
|
|---|
| Cerita Kedai Kopi Klojen Djaja 1956 Lahir dari Toko Daging 1956 Kuat Kesan Nostalgia |
|
|---|
| Ngopi Pagi Jadi Tren Baru, Kini Ada 1.153 Tempat Ngopi Legendaris dan Kekinian di Kota Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Kopi-Sontoloyo-Konsep-Klasik-Dipadukan-Dengan-Barang-Antik-dan-Harum-Kopi-yang-Menggoda.jpg)