Surabaya
Momen Seru Beri Makan Komodo, KBS Buat Program Keeper Talk Jadi Daya Tarik Edukasi Pengunjung
Sesuai jadwal, komodo mendapat jatah makan setiap dua minggu sekali. Namun sekali makan, komodo bisa menghabiskan satu ekor kambing ramai-ramai.
Penulis: faiq nuraini | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Kebun Binatang Surabaya (KBS) jalankan Program Keeper Talk sebagai sarana memberikan muatan edukasi bagi pengunjung
- Momen pemberian makan pada hewan langka Komodo jadi salah satu momen Keeper Talk yang menarik
- Pengunjung bisa melihat langsung bagaimana cara memberi makan, makanan dan bagaimana Komodo melahap makanannya
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Momen pemberian makan komodo di Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjadi salah satu momen seru yang bisa disaksikan pengunjung saat tiba jadwalnya.
Pengunjung wisata KBS bisa melihat langsung momen langka cara hewan melata itu diberi makan sekaligus mendapatkan informasi dan edukasi terkait hewan langka itu.
Momen itu kini telah dikemas oleh KBS dalam program yang diberi nama Keeper Talk.
Momen pemberian makan komodo misalnya, yang tersaji dalam Keeper Talk Komodo, Minggu (26/10/2025), pengunjung saat itu mendapatkan informasi terkait Komodo , berikut pola perawatannya.
Di saat yang sama, pengunjung menyaksikan langsung bagaimana Komodo di KBS melahap makanannya.
Tidak main-main, satu ekor kambing dilalap dalam sekejap olek puluhan hewan reptil koleksi KBS.
"Seru dan menyenangkan. Berapa kali sehari ya makannya komodo. Katanya kuat tidak makan berhari-hari," kata salah satu pengunjung.
Daging kambing yang masih utuh bersama kerangkanya digantung dan diikatkan semacam pengait, seperti mata kail besar.
Kambing digerakkan persis berhenti di tengah kandang luas komodo lewat tali yang diatur dengan di bagian ujung dipasang semacam crane.
Saat itulah, komodo yang semula terlihat tak bergerak dan lebih banyak diam langsung merambat.
Mereka tampak kuat dan saling berebut daging kambing segar yang digantung.
Begitu terkoyak langsung dibawa.
Beberapa saat kemudian muncul keeper atau pawang komodo KBS.
Tidak hanya menjelaskan bagaimana cara kembang biak, tumbuh, dan makan komodo.
| Hadapi Kemarau Panjang 2026, Gubernur Jatim Perintahkan Pantau Potensi Titik Api Demi Cegah Karhutla |
|
|---|
| Trans Jatim Buka Layanan Ekspedisi, Tarif Rp 2500 per Kg di Wilayah Gerbangkertasusila, Masih Gratis |
|
|---|
| Bensin Sawit Hasil Penelitian ITS Bisa Jadi Sumber Energi Terbarukan |
|
|---|
| Aturan Baru SPMB 2026: Nilai TKA Jadi Syarat Jalur Prestasi, Kuota Sekolah Swasta Ikut Diperluas |
|
|---|
| Cara Kirim Paket Lewat Bus Trans Jatim: Kini Buka Layanan Ekspedisi dan Masih Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/komodo-KBS-Makan.jpg)