Sabtu, 25 April 2026

Kota Kediri

Kota Kediri Resmi Terapkan Parkir Digital, Kini Cukup Scan Barcode di Rompi Juru Parkir

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati resmi meluncurkan Kawasan Parkir Digital dalam apel pagi bersama ratusan juru parkir di Halaman Balai Kota Kediri

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/PROKOPIM KOTA KEDIRI
PARKIR DIGITAL - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati resmi meluncurkan Kawasan Parkir Digital dalam apel pagi bersama ratusan juru parkir di Halaman Balai Kota Kediri, Kamis (4/12/2025).  

Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati resmi luncurkan Kawasan Parkir Digital bersama ratusan juru parkir di Halaman Balai Kota Kediri, Kamis (4/12/2025).
  • Penerapan pembayaran digital akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, mulai dari peningkatan kenyamanan, efisiensi, hingga keamanan dalam melakukan transaksi. 
  • Masyarakat ketika parkir bisa melakukan pembayaran secara digital, tinggal scan barcode saja di rompi khusus Jukir yang dilengkapi barcode sebagai identitas pembayaran digital. 

 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati resmi meluncurkan Kawasan Parkir Digital dalam apel pagi bersama ratusan juru parkir di Halaman Balai Kota Kediri, Kamis (4/12/2025).

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kediri untuk mempercepat digitalisasi layanan publik, khususnya dalam sistem pembayaran parkir.

Baca juga: Parkir One Gate System di Stadion Kanjuruhan Dapat Dukungan Masyarakat, Ada Usul Parkir Berlangganan

Wali Kota Kediri menegaskan bahwa digitalisasi parkir bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi upaya untuk menghadirkan layanan yang lebih modern dan akuntabel. 

"Ini adalah inovasi dan kita bekerja sama dengan KPwBI Kediri. Nantinya masyarakat ketika parkir bisa melakukan pembayaran secara digital, tinggal scan barcode saja," katanya.

Ia menjelaskan bahwa penerapan pembayaran digital akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

Mulai dari peningkatan kenyamanan, efisiensi, hingga keamanan dalam melakukan transaksi. 

"Harapannya bisa meningkatkan transparansi, kenyamanan, dan keamanan bagi masyarakat," tambahnya.

Mbak Wali juga menyampaikan bahwa seluruh juru parkir telah mendapatkan pelatihan selama tiga bulan untuk memastikan transisi berjalan lancar. 

Para juru parkir kini mengenakan rompi khusus yang dilengkapi barcode sebagai identitas pembayaran digital. 

"Para jukir tinggal memakai rompi yang sudah tertera barcodenya," jelasnya.

Baca juga: Agar Lebih Tertib dan Humanis, Ratusan Juru Parkir di Kota Batu Dibina Pemkot Batu

Melalui sistem parkir digital ini, setiap transaksi akan langsung terekam dalam pusat data. Hal tersebut diharapkan mampu meminimalkan potensi kebocoran serta meningkatkan akurasi pendapatan daerah. 

"Digitalisasi ini memungkinkan transaksi lebih transparan dan akurat sehingga dapat menekan potensi kebocoran," tegasnya.

Pendapatan dari retribusi parkir yang masuk ke dalam sistem digital selanjutnya akan memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang akan dikembalikan untuk pembangunan serta peningkatan berbagai layanan publik di Kota Kediri.

Dalam rangkaian kegiatan, Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada para juru parkir yang mencatatkan transaksi QRIS tertinggi.

Selain itu, penyematan atribut parkir digital dilakukan secara simbolis sebagai tanda dimulainya penerapan sistem baru tersebut.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved