Pembunuhan Mahasiswi UMM
Tabiat Kontras Bripka AS Si Arogan yang Duda 3 kali dan Suyitno yang Tak Neko -Neko
Warga yang tinggal di lingkungan tempat tinggal masing-masing pelaku pembunuhan itu menggambarkan sikap sehari-hari keduanya yang kontras.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dyan Rekohadi
Laporan: Ahsan Faradisi/Luhur Pambudi
Ringkasan Berita:
- Kasus pembunuhan mahasiswi UMM, Faradila Amalia Njawa atau FAN (21) sudah mengarah kepada dua orang pelaku yakni Bripka Agus Suleman (Bripka AS) dan Suyitno.
- Bripka AS dan Suyitbo memiliki sikap dan latar belakang sosial ekonomi yang bertolak belakang
- Bripka AS, anggota Polsek Krucil dikenal arogan dengan sosial ekonominya yang elit karena memiliki mertua sultan
- Suyitno seorang pekerja serabutan dari keluarga sederhana di Krucil dikenal memiliki sifat yang tak neko neko
SURYAMALANG.COM, PROBOLINGGO - Kasus pembunuhan mahasiswi UMM, Faradila Amalia Njawa atau FAN (21) sudah mengarah kepada dua orang pelaku yakni Bripka Agus Suleman (Bripka AS) dan Suyitno.
Sosok dua orang pelaku yang sudah ditangkap itu diketahui memiliki tabiat yang bertolak belakang.
Warga yang tinggal di lingkungan tempat tinggal masing-masing pelaku pembunuhan itu menggambarkan sikap sehari-hari keduanya yang kontras.
Baca juga: Peran Bripka AS dan Suyitno dalam Pembunuhan Mahasiswi UMM Masih Tertutup, Hubungan Keduanya Dikulik
Bripka AS yang sudah ditetapkan sebagai tersangka digambarkan sebagai sosok dengan karakter negatif.
Sementara Suyitno dikenal oleh warga sekitar tempat tinggalnya sebagai sosok yang tidak neko-neko.
Sosok Bripka AS, anggota Provost Polsek Krucil, Probolinggo sikapnya di kalangan kepolisian maupun di kalangan masyarakat dikenal sebagai orang yang arogan.
Dalam kasus inipun, ia tega menghabisi korban yang merupakan adik iparnya.
Bripka AS adalah suami Husnawiyah, kakak dari korban Faradila (FAN).
Sebelum menikah dengan kakak kandung FAN (21), Bripka AS ternyata sudah menduda 3 kali.
"Pelaku (Bripka AS) nikah dengan kakak korban ini pas jadi duda 3 kali. Menikah dengan Husna pas posisi Husna masih perawan," kata Felani (32) sopir pribadi keluarga FAN, Kamis (18/12/2025).
"Setahu saya, sebelum dipindah ke Polsek Krucil, dia (Bripka AS) ini tugas di Polsek Tiris. Tidak tahu karena masalah apa, makanya dipindah," imbuhnya.
Felani menilai kelakuan Bripka AS sudah di luar akal dan tidak memiliki rasa syukur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pembunuh-mahasiswi-UMM-punya-sikap-kontras.jpg)