Pacitan
Ritual Thetek Melek 2025 Sebagai Tradisi Menjaga Harmoni Manusia dan Alam di Pacitan
Ritual Thetek Melek kembali digelar di hamparan sawah Desa Sukoharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jatim
Laporan : Pramita Kusumaningrum
Ringkasan Berita:
- Tradisi ritual Thetek Melek kembali digelar di Pacitan akhir tahun ini.
- Ritual adat Thetek Melek yang digelar setahun sekali ini mempertemukan warga, seniman, dan pemimpin daerah dalam satu prosesi sakral.
- Ritual Thetek Melek yang kembali digelar di hamparan sawah Desa Sukoharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jatim dipimpin langsung Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji
SURYAMALANG.COM, PACITAN - Tradisi ritual Thetek Melek kembali digelar di Pacitan.
Untuk kesekian kalinya, hamparan sawah Desa Sukoharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jatim kembali menjadi ruang doa dan ekspresi seni dalam ritual Thetek Melek.
Ritual adat Thetek Melek yang digelar setahun sekali ini mempertemukan warga, seniman, dan pemimpin daerah dalam satu prosesi sakral.
Sambil membawa opyak-opyakan hama rombongan warga tersebut menaruh tumpeng.
Diiringi tetabuhan unik muncul serombongan warga lain dipimpin Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji melewati pematang sawah sambil membawa bongkok (pelepah Kelapa) bolong.
Bongkok bolong tersebut selanjutnya diserahkan kepada Mbah Lurah (Kades Sukohario) untuk ditancapkan di tanah.
Aktivitas ini diikuti oleh warga lain yang juga turut menancapkan bongkok di seluruh pematang sawah.
Selanjutnya, sebuah seni pertunjukan Kiblat Papat Limo Pancer dan tari orang-orangan sawah tersaji.
Ya, inilah gambaran pertunjukan karya dari Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dalam rangkaian ritual Thetek Melek.
Diketahui bahwa ritual Thetek Melek sendiri adalah praktik adat yang berfungsi menjaga harmoni antara manusia dan alam agraris.
Sebuah ruang simbolik yang menyimpan potensi kreatif dan sosial.
Baca juga: Inilah 10 Desa di Kabupaten Pacitan Jawa Timur Dapat Dana Desa 2025 Tertinggi Rp 1,6 Miliar
Tradisi Turun Menurun
Diketahui juga Thetek Melek merupakan tradisi turun temurun di Pacitan untuk mengusir pagebluk.
| Pelanggar Lalu Lintas di Pacitan Dikejar Polisi, Tewas Setelah Menabrak Tiang |
|
|---|
| Satu Polisi Diamankan Setelah Aksi Kejar Pemuda di Pacitan Berujung Maut, Tewas Tertabrak Tiang |
|
|---|
| Gempa Bumi di Pacitan, Warga Kecamatan Ngadirojo Dilaporkan Meninggal Dunia |
|
|---|
| UPDATE Korban Ledakan Serbuk Mercon di Pacitan, 5 Korban Tak Alami Luka Serius |
|
|---|
| Ledakan Dahsyat Hancurkan 3 Rumah di Pacitan, Polisi Temukan Bubuk Mercon saat Olah TKP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ritual-Thetek-Melek-Pacitan-2025.jpg)