Pembunuhan Mahasiswi UMM
Breaking News : Tampang Bripka Agus Suleman Pembunuh Mahasiswi UMM Dikonfrontir di Mapolda Jatim
Untuk pertama kalinya tampang Bripka Agus Suleman atau Bripka AS, tersangka kasus pembunuhan mahasiswi UMM, FAN diperlihatkan ,Senin (22/12/2025).
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Untuk pertama kalinya tampang Bripka Agus Suleman atau Bripka AS, tersangka kasus pembunuhan mahasiswi UMM, Faradila Amalia Najwa (FAN) diperlihatkan ke publik, Senin (22/12/2025).
- Bripka AS yang diduga jadi otak pembunuhan adik iparnya sendiri itu digiring ke Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, pada Senin (22/12/2025) sore.
- Bripka AS dikonfrontir dengan pelaku kedua, Suyitno karena keterangan keduanya berbeda
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Untuk pertama kalinya tampang Bripka Agus Suleman atau Bripka AS, tersangka kasus pembunuhan mahasiswi UMM, Faradila Amalia Najwa (FAN) diperlihatkan ke publik, Senin (22/12/2025).
Bripka AS yang diduga jadi otak pembunuhan adik iparnya sendiri itu digiring ke Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, pada Senin (22/12/2025) sore.
Anggota Unit Intelkam Polsek Krucil Polres Probolinggo itu, digelandang oleh Anggota Tim Jatanras Polda Jatim menuju ke Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, sekitar pukul 15.55 WIB.
Ia tampak memakai kaus tahanan berwarna oranye bertuliskan Dittahti Polda Jatim, bercelana pendek, dan bersendal jepit, selama digelandang menyusuri jalanan depan gedung tersebut.
Pria berkacamata yang kedua lengan tangannya terborgol itu, cuma bisa menunduk menghindari sorotan lensa kamera awak media yang menunggunya sejak siang.
Saat dicecar mengenai motif atau alasannya menghabisi nyawa korban. Bripka Agus tampak memilih diam seribu bahasa seraya menundukkan kepala.
Baca juga: Tabiat Kontras Bripka AS Si Arogan yang Duda 3 kali dan Suyitno yang Tak Neko -Neko
Pra Rekonstruksi
Terkait perkembangan kasus pembunuhan mahasiswi UMM ini, Polda Jatim berencana menggelar pra rekonstruksi dalam waktu dekat.
Menurut Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur, kedua pelaku masih harus menjalani pemeriksaan tambahan penyidik di Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim pada Senin sore.
Karena, pihaknya masih berusaha memperoleh persesuaian keterangan dari kedua pelaku.
Pasalnya, selama menjalani pemeriksaan awal, terdapat ketidaksesuaian keterangan antar pelaku.
"Jadi hari ini kita konfrontir lagi ya. Karena ada beberapa keterangan dari tersangka kedua tersangka yang berbeda," ujarnya di Lobby Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, pada Senin (22/12/2025).
Bahkan, lanjut Jumhur, pihaknya berencana menggelar pra rekonstruksi awal atas kasus tersebut, pada Selasa (23/12/2025) besok.
Sehingga, penyidik nantinya bisa memperoleh gambaran jelas mengenai siapa otak kejahatan tersebut, lalu bagaimana cara mengeksekusinya, hingga bagaimana para pelaku membuang jenazah korban.
"Jadi harus kita cek lagi dan besok rencana kita melakukan pra rekonstruksi. Kita cek relokasi terkait eksekusinya. eksekusinya dan cara mereka melakukan dan ide siapa yang membuang; rencana membuang ke sungai tersebut," pungkasnya.
Baca juga: Peran Bripka AS dan Suyitno dalam Pembunuhan Mahasiswi UMM Masih Tertutup, Hubungan Keduanya Dikulik
Kejahatan pada Adik Ipar
Seperti diberitan sebelumnya, kasus pembunuhan dengan korban seorang mahasiswi UMM ini menjadi sorotan ketika bisa cepat terungkap dengan pelaku utama yang ditangkap adalah seorang oknum anggota polisi.
Bripka AS yang langsung ditangkap di hari yang sama saat jasad korban ditemukan merupakan kakak ipar dari korban.
Korban Faradila Amalia Najwa (FAN )sendiri merupakan anak bungsu dari Pasangan Suami Istri (Pasutri) Ramlan (60) dan Siti (52).
Sedangkan kakak sulung korban bernama Yanu (36) dan kakak kedua korban bernama Husna (34) atau istri dari Bripka AS.
Ayahanda korban, Ramlan mengatakan, jika hubungan anak sulung dan anak bungsunya dengan Bripka AS yang merupakan menantunya memang sudah lama tidak harmonis.
"Sebelum anak saya ditemukan meninggal dunia, dari CCTV kos nya itu terlihat dijemput oleh ojol. Kemudian tahunya kalau anak saya meninggal dunia keluarga dihubungi Polres Pasuruan setelah identitasnya diketahui dari sidik jari," kata Ramlan, Rabu (17/12/2025).
Setelah mengetahui jika anak bungsunya ditemukan meninggal dunia dan berada di RS Bhayangkara Watukosek, Ramlan lantas menyuruh dua orang sopir pribadinya dan Bripka AS yang saat itu sedang berada di rumahnya sendiri di Kecamatan Kraksaan.
Bripka AS ditangkap oleh tim Jatanras Polda jatim saat di RS Bhayangkara, Watukosek, Sidoarjo.
| Permintaan Terakhir Faradila Pada Bripka Agus dan Suyitno, Nyawanya Melayang di Perjalanan ke Cangar |
|
|---|
| BREAKING NEWS : Eksekusi Pembunuhan Mahasiswi UMM Ternyata Dilakukan di Kota Batu |
|
|---|
| Alasan Polda Jatim Jerat Bripka AS Pembunuhan Berencana Mahasiswi UMM, Ambil Uang Rp 10 Juta |
|
|---|
| Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi Digelar karena Beda Keterangan Bripka Agus Suleman dan Suyitno |
|
|---|
| The Real Ipar Adalah Maut, Polda Jatim Ungkap Motif Bripka Agus Suleman Bunuh Faradila Amalia Najwa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/bripka-AS-Agus-Suleman-pembunuhan-FAN-di-Polda-Jatim.jpg)