Surabaya
Said Abdullah Minta Kader PDI Perjuangan Lebih Peka untuk Menyikapi Persoalan Rakyat
Seluruh kader PDI Perjuangan di Jawa Timur diminta untuk meningkatkan kepekaan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi rakyat
Ringkasan Berita:
- Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Said Abdullah, meminta seluruh kader PDI Perjuangan di Jawa Timur meningkatkan kepekaan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi rakyat
- Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengatakan seluruh DPC harus membangun sistem respons cepat yang terintegrasi dengan fraksi DPRD dan kepala daerah dari PDI Perjuangan
Laporan Yusron Naufal Putra
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Seluruh kader PDI Perjuangan di Jawa Timur diminta untuk meningkatkan kepekaan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
Di antara contoh konkret yang dialami masyarakat saat ini adalah terkait ancaman Demam Berdarah, kepesertaan BPJS PBI hingga potensi bencana.
Penekanan ini disampaikan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Said Abdullah, dalam Rapat Koordinasi yang berlangsung di Kantor DPD PDIP Jatim, Surabaya, Sabtu (14/2/2026).
Rapat Koordinasi ini diikuti oleh para Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPC PDIP se-Jawa Timur.
PDIP Harus Cepat Tanggap
Said menekankan bahwa kader PDIP di berbagai tingkatan tidak boleh telat dalam menyikapi berbagai persoalan yang tengah dihadapi warga, terutama di tengah meningkatnya tantangan sosial dan ekonomi di sejumlah wilayah.
"Respons harus cepat, terkoordinasi, dan solutif. Partai harus hadir bersama rakyat, bukan sekadar menjadi penonton," ungkap Said Abdullah.
Selain DBD, BPJS hingga potensi bencana, persoalan lain yang ditekankan untuk diperhatikan adalah tren kenaikan harga bahan pokok.
Lalu, bantuan sosial yang dinilai belum tepat sasaran, serta berbagai keluhan layanan publik di sektor kesehatan, pendidikan, dan administrasi kependudukan.
Said meminta agar persoalan ini terus dikawal.
Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi forum konsolidasi organisasi untuk memperkuat respons partai terhadap sejumlah persoalan masyarakat yang ada di daerah.
Call Center Tiga Pilar
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengatakan seluruh DPC harus membangun sistem respons cepat yang terintegrasi dengan fraksi DPRD dan kepala daerah dari PDI Perjuangan.
Sebab, penanganan persoalan perlu dilakukan secara kolaboratif.
Konkretnya, PDIP Jatim mendorong pembentukan Call Center Tiga Pilar di daerah yang dipimpin oleh kepala daerah dari PDIP.
Layanan tersebut perlu dirancang sebagai pusat pengaduan masyarakat yang mudah diakses. PDIP Jatim mendorong betul upaya ini.
| Pemkot Surabaya Harus Bayar Rp 104 Miliar Seusai Diputus Kalah Gugatan Sengketa Alat Pengolah Sampah |
|
|---|
| Pemkot Surabaya Bangun PSEL Kapasitas 1100 Ton Sampah, Terima Sampah dari 4 Daerah |
|
|---|
| Kemarau dan Ancaman El Nino, Gubernur Khofifah Instruksikan Bupati-Wali Kota Jaga Produksi Pertanian |
|
|---|
| Pemprov Jatim Jamin Tak Ada Pemberhentian PPPK, Belanja Pegawai Masih Aman di Bawah 30 Persen |
|
|---|
| Trauma Pengantin Ditipu WO Rp52 Juta Saat Pameran di Mal Surabaya, Cak Ji Bongkar Modus Pelunasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Ketua-DPD-PDI-Perjuangan-Jatim-Said-Abdullah-bersama-jajaran-pengurus-dalam-Rapat-Koordinasi.jpg)