Kamis, 23 April 2026

Tulungagung

Pria Tanpa Identitas Tertabrak Kereta Api di Desa Kepuhrejo Tulungagung, Kondisinya Mengenaskan

Pria Tanpa Identitas Tertabrak Kereta Api di Desa Kepuhrejo Tulungagung, Kondisinya Mengenaskan

Penulis: David Yohanes | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
KECELAKAAN - Tubuh laki-laki tanpa identitas masih tergeletak di rel setelah tertabrak kereta api di Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (16/3/2026) sore. Korban meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. 

Ringkasan Berita:
  • Laki-laki tanpa identitas tertabrak kereta api di jalur kereta api Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung
  • Korban diduga berjalan di jalur kereta api ini tanpa sepengetahuan orang lain
  • Menurut warga setempat, Didit, saat itu melintas kereta api dari arah utara ke selatan sekitar pukul 16.00 WIB

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Seorang laki-laki tanpa identitas tertabrak kereta api di jalur kereta api Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban diduga berjalan di jalur kereta api ini tanpa sepengetahuan orang lain.

Posisi jalur kereta api memang ada di atas, sementara jalan raya ada di bawahnya membuat orang itu tidak terlihat.

Menurut warga setempat, Didit, saat itu melintas kereta api dari arah utara ke selatan sekitar pukul 16.00 WIB.

Tidak ada satupun warga yang mengetahui, jika ada seseorang yang tertabrak kereta yang melaju cepat itu.

Hingga sekitar pukul 16.15 WIB ada satu warga yang naik ke jalur kereta api itu, dan menemukan sesosok tubuh dengan kondisi mengenaskan.

Baca juga: Info Rekayasa Lalu Lintas Mudik di Perbatasan Trenggalek-Tulungagung, Simpang Empat Durenan Siaga

“Kondisinya cukup parah. Sepertinya bukan warga sini karena tidak ada yang mengenali,” ujar Didit kepada SURYAMALANG.COM.

Kapolsek Ngantru, AKP Edy Santoso, mengatakan dirinya mendapat laporan warga terkait kecelakaan ini.

Dari ciri fisik, korban seorang laki-laki berusia sekitar 40-50 tahun.

Korban diperkirakan sempat terseret sekitar 100 meter dari titik benturan.

Saat ditemukan mengenakan celana pendek loreng, dengan kaus warna biru.

“Kausnya sudah compang-camping saat tertabrak. Celananya masih melekat warga loreng,” jelasnya.

Kondisi tubuh korban saat parah namun masih cukup bisa dikenali.

Berdasar keterangan warga sekitar, sosok laki-laki itu bukan warga setempat dan ada yang mengenalnya.

Baca juga: Menuju Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Tulungagung Gelar Melasti di Telaga Buret

Untuk proses identifikasi, jenazah dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr Iskak Tulungagung.

Edy mengatakan, pihaknya bersama Unit INAFIS Satreskrim Polres Tulungagung akan mencoba mengidentifikasi korban.

“Kami juga masih menggali informasi untuk mengungkap identitas korban,” pungkas Edy. 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved