Gresik
5 Maling Trafo PLN Menyamar Pakai Rompi Petugas Diringkus, Jual Hasilnya Rp 14 Juta ke Madura
Satreskrim Polres Gresik sukses membekuk 5 spesialis maling trafo PLN yang kerap membuat listrik padam, mereka dibekuk di hotel Ngawi.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Ringkasan Berita:
- Satreskrim Polres Gresik berhasil meringkus lima anggota komplotan spesialis pencuri trafo PLN di sebuah hotel di Kabupaten Ngawi pada Senin (6/4/2026).
- Kelompok yang didominasi warga asal Banten ini merupakan sindikat lintas kota yang telah beraksi di 24 TKP, termasuk 9 titik di Gresik, 14 di Ngawi, dan 1 di Bangkalan.
- Dalam aksinya, para pelaku menyamar sebagai petugas PLN gadungan dengan mengenakan rompi pekerja untuk memotong kabel trafo yang menyebabkan pemadaman listrik.
SURYAMALANG.COM, GRESIK - Kedok komplotan pencuri trafo PLN yang kerap meresahkan warga dengan aksi pemadaman listrik akhirnya terbongkar.
Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik berhasil membekuk lima orang tersangka di tempat persembunyian mereka di Hotel Nuansa, Ngawi, setelah melakukan serangkaian penyelidikan maraton.
Sindikat ini diketahui menggunakan modus operandi yang rapi, yakni mengenakan rompi menyerupai petugas resmi PLN dan menggunakan plat nomor palsu untuk mengelabui warga saat menggasak kabel incoming trafo di puluhan lokasi berbeda di Jawa Timur.
Penangkapan Komplotan di Hotel Ngawi
Para pelaku yang kerap membuat listrik rumah warga padam ini, merupakan pemain lama, dan kerap beraksi di Gresik, kemudian menyasar trafo PLN di Ngawi hingga Bangkalan.
Kelima maling trafo PLN ini bukanlah warga Gresik.
Tiga di antaranya merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2023 dan telah menjalani hukuman 2 tahun dengan TKP yang sama di Gresik.
Baca juga: Cara dan Syarat Menjadi Mitra BPJS Kesehatan: Panduan Proses Kredensialing bagi Faskes Swasta
Para pelaku berstatus residivis adalah ED (41) warga Desa Keusik, Lebak; HL (34) warga Desa Kosambironyok, Serang; dan MH (32) asal Deringo Kulon, Cilegon.
Sementara pemain barunya adalah DW (32) asal Kelelet, Cilegon, yang langsung beraksi di Gresik, serta RF (34) asal Batokban, Bangkalan, yang pernah beraksi satu kali mencuri trafo di Bangkalan, Madura.
Kronologi Pencurian dan Modus Petugas Gadungan
Aksi pencurian ini terbongkar pada Selasa, 24 Februari 2026, sekira pukul 04.00 WIB di depan Gang Gapura Desa Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.
Kejadian bermula saat warga melaporkan listrik padam ke Kantor PT. PLN ULP Giri.
Petugas pelayanan teknik yang menuju ke gardu menemukan satu set kabel incoming Trafo distribusi 20 KV NA 209 milik PT. PLN ULP Giri sudah hilang dalam keadaan terputus.
Baca juga: Sedang Diusut Kejari, Ada Dugaan Anggota DPRD Kota Batu Punya Kios di Pasar Induk Among Tani
Akibatnya, korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 14 juta dan melaporkan peristiwa ini ke Polsek Duduksampeyan.
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan penyamaran untuk mengelabui warga.
"Saat beraksi mereka mengenakan rompi pekerja menyerupai sebagai petugas dari PLN, mobil yang digunakan mobil biasa dan sewa, rompi menyerupai petugas PLN," ujar Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution.
Tersangka ED, HL, MH, dan DW memotong kabel trafo sehingga terjadi pemadaman, dengan tujuan menjual hasil curian tersebut dan membagi hasil penjualannya.
Penyelidikan dan Rekam Jejak 24 TKP
| Cara dan Syarat Menjadi Mitra BPJS Kesehatan: Panduan Proses Kredensialing bagi Faskes Swasta |
|
|---|
| Korsleting Listrik Memicu Kebakaran Sebuah Toko di Kecamatan Ujungpangkah Gresik |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Jalan Raya Duduksampeyan Gresik, Motor Terbakar, Satu Orang Tewas |
|
|---|
| Maling Honda Beat di Perum Kota Baru Driyorejo Gresik Dihajar Massa, Satu Pelaku Berhasil Kabur |
|
|---|
| Tiga Pengurus Ponpes Gresik Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Dana Hibah Pemprov Jatim Rp 400 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/5-Maling-Trafo-PLN-Menyamar-Pakai-Rompi-Petugas-Diringkus-Jual-Hasilnya-Rp-14-Juta-ke-Madura.jpg)