Kamis, 30 April 2026

Kecelakaan Kereta Api di Blitar

Update Tabrakan KA Dhoho di Blitar: Polisi Dalami Truk Nekat Terobos Palang, Rute ke Malang Batal

Polisi mulai ungkap fakta baru di balik kecelakaan hebat di perlintasan Jalan Imam Bonjol, Blitar semalam. KA Dhoho rusak parah usai tabrak truk.

Tayang: | Diperbarui:
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
LAKA KERETA API - Warga berkerumun menyaksikan peristiwa kecelakaan KA Dhoho dan truk muatan pasir di perlintasan Jl Imam Bonjol, Kota Blitar, Selasa (28/4/2026) malam. Satlantas Polres Blitar Kota kini menyoroti dugaan aksi nekat sopir truk yang tetap melintas saat palang pintu mulai menutup hingga akhirnya mogok di tengah rel. 

Ringkasan Berita:
  • Kanit Laka Satlantas Polres Blitar Kota, Ipda Suratno, menyatakan masih meminta keterangan saksi-saksi. 
  • Fokus penyelidikan berada pada posisi truk yang sudah masuk perlintasan saat sirine berbunyi dan palang mulai menutup.
  • Truk bermuatan pasir tersebut mengalami mati mesin (mogok) tepat di atas rel. 
  • Sebanyak delapan warga sempat berusaha mendorong mundur truk yang berat tersebut namun gagal, hingga akhirnya benturan hebat dengan KA Dhoho tidak terhindarkan.

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Polisi terus mendalami kasus kecelakaan antara KA Dhoho relasi Blitar-Surabaya via Malang dengan truk muatan pasir di perlintasan Jalan Imam Bonjol, Kota Blitar Selasa (28/4/2026) pukul 21.45 WIB. 

Satlantas Polres Blitar Kota kini menyoroti dugaan aksi nekat sopir truk yang tetap melintas saat palang pintu mulai menutup hingga akhirnya mogok di tengah rel.

Akibat insiden ini, lokomotif mengalami kerusakan serius, sehingga rute perjalanan menuju Malang terpaksa dibatalkan.

Kronologi dan Penyelidikan Polisi

Mengingat proses penyelidikan masih berlangsung, Satlantas Polres Blitar Kota belum berani menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan antara KA Dhoho dengan truk pasir tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Kami belum berani menyimpulkan penyebab kecelakaan. Kami masih minta keterangan saksi," kata Kanit Laka Satlantas Polres Blitar Kota, Ipda Suratno.

Ipda Suratno menjelaskan, kronologi bermula saat KA Dhoho melaju dari barat ke timur.

Sesampainya di perlintasan Jl Imam Bonjol, kereta menabrak truk muatan pasir yang hendak menyeberang.

Truk tersebut dikemudikan oleh Andung Guritno (39) warga Desa Karangtalun, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri dan kenek M Nazhri Eka (24), warga Desa Jabang, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. 

"Saat truk hendak lewat perlintasan, posisi palang pintu proses menutup. Truk tetap melaju dan saat mendekati rel, mesin truk mati," ujar Suratno.

Baca juga: Breaking News - Kesaksian Warga Detik-detik KA Dhoho Tabrak Truk di Kota Blitar, Sopir Melompat

Saat truk mogok, sopir dan kenek segera turun untuk meminta bantuan warga mendorong mundur truk, namun upaya tersebut tidak berhasil hingga terjadi benturan.

Dodi Kurnia Aprianto, seorang saksi yang bekerja di SPBE samping lokasi, menambahkan sirine palang pintu sudah berbunyi saat truk melaju dari utara ke selatan.

"Mesin truk mati saat posisi truk masih belum melewati rel. Tapi posisi kepala truk moncong ke jalur kereta," kata Dodi.

Dodi menyebut, sekitar delapan orang sempat membantu mendorong, namun truk tetap tidak bergerak karena muatan yang berat.

Baca juga: Sopir Taksi Pemicu Tragedi KA di Bekasi Diamankan Polisi, Masinis Syok dan Sebut Sinyal Error

Saksi lain, M Isamudin Baehaqi, melihat KA Dhoho sempat berusaha mengurangi kecepatan.

"Sepertinya, kereta api sudah berusaha mengurangi kecepatan. Tapi, karena jaraknya sudah dekat, tetap terjadi benturan," ungkapnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved