Mojokerto
Butuh 1,5 Jam, Tim SAR Mojokerto Evakuasi Jasad Mr X yang Tergulung Arus Deras Dam Sipon
Warga Sooko Mojokerto digegerkan dengan penemuan jasad Mr X di Sungai Brantas. Proses evakuasi berjalan dramatis dan memakan waktu hingga 1,5 jam.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Ringkasan Berita:
- Penemuan jasad pria tanpa identitas atau Mr X di aliran Sungai Brantas, Desa Ngingasrembyong, Sooko, Kabupaten Mojokerto memicu kehebohan warga setempat.
- Berdasarkan data di lapangan, laporan pertama mengenai keberadaan jasad tersebut diterima oleh BPBD Kabupaten Mojokerto dari masyarakat sekitar pukul 15.15 WIB.
- Merespons laporan laka air tersebut, Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, segera menerjunkan Tim SAR Gabungan.
SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Proses evakuasi jasad pria tanpa identitas di aliran Sungai Brantas, Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, berjalan dramatis akibat kondisi alam yang ekstrem.
Tim SAR Gabungan harus berjuang ekstra keras menerobos derasnya arus dan pusaran air kencang di sekitar lokasi Dam Sipon yang menyulitkan pergerakan perahu karet.
Petugas bahkan terpaksa menggunakan jangkar besi untuk menyingkirkan tumpukan sampah yang menutupi jenazah sebelum akhirnya berhasil diangkat ke daratan setelah satu setengah jam.
Ciri Fisik Temuan Jasad Misterius
Dari informasi yang dihimpun, kondisi korban saat ditemukan hanya mengenakan celana pendek, kepala botak, dan diduga berusia di atas 50 tahun.
Sampai saat ini masih belum diketahui identitas pasti dari pria tersebut.
Baca juga: 41 Sapi Kurban di Trenggalek dan Tulungagung Kena Cacing Hati, Ini Kata Petugas
Adapun ciri-ciri lebih detail dari korban adalah berjenis kelamin laki-laki, berumur sekitar 50-60 tahun, kondisi kepala tidak berambut, dan mengenakan celana pendek warna hitam.
Gulungan Arus Dam Sipon Sulitkan Evakuasi
Salah satu Tim SAR Gabungan BPBD Kabupaten Mojokerto, Candra mengatakan, proses evakuasi korban laka air sempat terkendala derasnya arus Sungai Brantas dan Dam Sipon.
Pertemuan dua sungai di lokasi itu cukup menyulitkan perahu karet milik petugas untuk menembus arus sungai guna mengevakuasi jenazah korban.
"Posisi mawar hitam tergulung aliran sungai, (Dam Sipon)," ujar Candra.
Baca juga: Bayar Rp2 Juta Per Hari: Drone di Tahura R Soerjo dan Jembatan Cangar Dilarang, Wajib Izin
Untuk mengatasi kendala di lapangan, petugas terpaksa menggunakan besi seperti jangkar untuk menarik tumpukan sampah yang sempat menutupi mayat korban.
Setelah berjuang keras, Tim SAR akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah korban menuju daratan.
"Kesulitannya tadi terutama kontur sungai di sini memang berarus deras, terutama Dam Sipon terkenal dengan gulungan airnya yang sangat kencang sehingga sulit ketika mengevakuasi korban," ungkap Candra.
Candra menambahkan, proses penanganan di lokasi memakan waktu yang tidak sebentar akibat kondisi alam tersebut.
"Evakuasi tadi sekitar sekitar 1,5 jam," pungkas Candra.
Respons Cepat BPBD Evakuasi Jasad Mr X
Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim menambahkan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat yang melihat adanya mawar hitam di aliran Sungai Brantas sekitar Pukul 15.15 WIB.
Baca juga: Pemilik Toko Surabaya Jebak Pelaku QRIS Palsu Hasil Edit AI, Rp3,3 Juta Raib: Aksi Kelima Diringkus
Sebagai bentuk respon cepat tanggap, dirinya segera menerjunkan Tim SAR dan perahu karet untuk mengevakuasi korban laka air di Sungai Brantas Desa Ngingasrembyong tersebut.
"Jenazah korban berhasil dievakuasi pada Pukul 17.05 WIB. Identitas korban Mr X, jenis kelamin laki-laki," pungkas Khakim.
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com
| Bayar Rp2 Juta Per Hari: Drone di Tahura R Soerjo dan Jembatan Cangar Dilarang, Wajib Izin |
|
|---|
| Banyak Tanggal Merah, Pemasangan Pagar Pengaman Jembatan Cangar Digeser Setelah Idul Adha |
|
|---|
| Takut Dibayangi Korban, Badut Mojokerto Jalani Kepercayaan Mistis Saat Habisi Mertua |
|
|---|
| Badut Pembunuh Mertua di Mojokerto Jalani Rekonstruksi, Teriak dan Membungkuk Minta Maaf ke Warga |
|
|---|
| Jalan Kaki 330 KM dari Bali ke Mojokerto, Kedatangan 58 Biksu 4 Negara Disambut Haru Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Butuh-15-Jam-Tim-SAR-Mojokerto-Evakuasi-Jasad-Mr-X-yang-Tergulung-Arus-Deras-Dam-Sipon.jpg)