Lumajang
Erupsi Gunung Semeru, 6 Kali Semburkan Asap Putih Setinggi 1 Kilometer
Petugas Pos Pantau Semeru mengatakan kondisi cuaca di lokasi gunung berapi cerah dan berawan dan angin bertiup lemah ke arah barat daya
Ringkasan Berita:
- Gunung Semeru erupsi, mengeluarkan letusan sebanyak 6 kali, Selasa (16/6/2026), mulai pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB
- Tinggi asap yang keluar mencapai 400 meter hingga 1 kilometer berwarna putih tebal kelabu condong ke arah barat daya
- Mukdas Sofian, Petugas Pos Pantau Semeru mengatakan kondisi cuaca di lokasi gunung berapi cerah dan berawan dan angin bertiup lemah ke arah barat daya
Laporan Imam Nawawi
SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, mengeluarkan letusan sebanyak 6 kali, Selasa (16/6/2026), mulai pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Hasil pengamatan Pos Pantau Gunung Semeru, tinggi asap yang keluar mencapai 400 meter hingga 1 kilometer berwarna putih tebal kelabu condong ke arah barat daya.
Mukdas Sofian, Petugas Pos Pantau Semeru mengatakan kondisi cuaca di lokasi gunung berapi cerah dan berawan dan angin bertiup lemah ke arah barat daya.
"Gunung jelas hingga kabut 0-II, asap kawah tidak teramati. Letusan teramati 6 kali," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima SURYAMALANG.COM.
Baca juga: Pendaki Ilegal Terperosok ke Jurang Gunung Semeru Jalur Malang, BB TNBTS Perketat Pengamanan
Meski tidak ada dampaK apapun, menurutnya, kondisi Gunung Semeru masih level III atau siaga.
Namun masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).
"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak," kata Mukdas.
Selain itu, dia juga meminta warga tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari Puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
"Waspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," ucap Mukdas.
Baca juga: Spesies Langka Anggrek Anoectochilus Papuanus dan Aconthophippium Bicolor Ditemukan di Gunung Semeru
| Hadirkan Patung Bung Karno, Megawati Akan Resmikan Wajah Baru Istana Gebang Blitar pada 15 Juni |
|
|---|
| 18 Kali Letusan Gunung Semeru Terjadi dalam 6 Jam, BPBD Minta Warga Tetap Waspada |
|
|---|
| Gratis, Warga Lumajang Bisa Minta Kawal Polisi saat Melintas di Jalur Rawan Begal |
|
|---|
| Viral Menu MBG Ada Ulat, SPPG di Lumajang Ditutup Sementara Oleh BGN |
|
|---|
| Uniknya Perayaan Iduladha di Lumajang, Kambing Dihias dan Diarak Keliling Kampung Sebelum Disembelih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ERUPSI-Gunung-Semeru-di-Lumajang-Jawa-Timur-erupsi-Selasa-1662026.jpg)