PKL di Kota Malang Kecewa Ditertibkan
"Kami ingin menagih janji ke Abah Anton. Dulu waktu kampanye, Abah Anton bilang tidak akan memusnahkan PKL. Sekarang kami diusir tanpa ada solusi,"
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Para pedagang kaki lima (PKL) jalan Tenes, Kota Malang, Jawa Timur yang melakukan protes ditemui oleh Asisten I Mulyono dan Kepala Satpol PP Agoes Edy Proetanto. Sekarang mereka sedang melakukan diskusi.
Koordinator PKL jalan Tenes, Hermanto mengata jumlah PKL di jalan Tenes sekitar 300 orang. Ia mengaku para PKL di jalan Tenes liar. Tetapi, Pemkot Malang tetap tidak bisa sewenang-wenang mengusir para PKL.
"Seharusnya tetap ada pemberitahuan dulu sebelum melakukan penertiban. Lha ini tidak ada pemberitahuan, langsung dilarang berjualan," kata Hermanto, Senin (2/2/2015).
Menurut Hermanto, jika PKL dilarang berjualan di jalan Semeru berarti harus ada solusi dari Pemkot Malang. Pemkot Malang harus menyediakan lokasi lain untuk berjualan bagi para PKL.
"Kami ingin menagih janji ke Abah Anton. Dulu waktu kampanye, Abah Anton bilang tidak akan memusnahkan PKL. Sekarang kami diusir tanpa ada solusi," ujarnya.
Sekitar 100 pedagang kaki lima (PKL) di jalan Tenes, Kota Malang, mendatangi Balaikota Malang, Senin (2/2/2015). Mereka memprotes tindakan Satpol PP yang melarang PKL berjualan di Jl Tenes.
(Samsul Hadi)