Kediri
Polisi Periksa Pegawai Hotel yang Temboknya Ambruk dan Tewaskan 2 Pekerja
Perintah membongkar tembok dari mandor itu asalnya darimana. Pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terkait telah dilakukan di Polsek Kota Kediri.
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Tim penyidik Polres Kediri Kota terus mendalami kasus tembok Hotel Raya Resort ambruk yang menyebabkan kematian dua pekerjanya.
Jika terbukti ada unsur kelalaian, polisi bakal dijerat dengan pasal 359 KUHP.
"Kami akan menerapkan pasal 359 KUHP, karena kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia," tandas AKPMade Yogi, Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, Jumat (22/5/2015).
Dijelaskan, untuk menelusuri kasus ini pihaknya akan melakukan pemeriksaan berurutan saksi, mandor dan pengelola hotel. Siapa orang pertama yang memerintahkan membongkar tembok.
Kemudian perintah membongkar tembok dari mandor itu asalnya darimana. Pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terkait telah dilakukan di Polsek Kota Kediri.
Di antaranya, mandor, tukang dan pengelola pihak Hotel Raya Resort yang berlokasi di Jl Yos Sudarso, Kota Kediri.
"Termasuk pegawai hotel sudah dilakukan pemeriksaan," tambahnya.
Dari hasil olah TKP sementara penyebab tembok ambruk diduga karena bangunan yang sudah tua telah rapuh. Selain itu konstruksi tembok yang lama juga tidak diperkuat dengan beton cor bertulang.
Sehingga begitu tembok bangunan akan dibongkor keburu ambruk menimpa ketiga pekerjanya. Kasus ini mengakibatkan dua pekerja yang terdiri kuli dan tukang tewas di TKP serta satu kuli lainnya mengalami luka parah.
Sementara Wiji (45) saksi sesama tukang yang selamat dari musibah tembok ambruk mengaku tidak menduga tembok yang hendak dibongkar tiba-tiba ambruk.
"Temboknya tiba-tiba ambruk menimpa tiga teman kami," ungkapnya.
Dua korban tewas kasus tembok ambruk menimpa Mujianto (52) tukang warga Kelurahan Pojok dan Adi Wijaya (23) kuli bangunan warga Kelurahan Gayam, Kecamatam Mojoroto, Kota Kediri.
Sementara korban cedera parah menimpa Mugiharto (32) warga Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Korban luka parah kini masih dirawat di RS Bhayangkara.
(Didik Mashudi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/korban-tembok-runtuh_20150522_162620.jpg)