Selasa, 7 April 2026

Malang Raya

Apakah Eddy Rumpoko Berpengaruh di Pilbup Malang? Ini Hasil Surveinya

Hasil survei Dewanti masih rendah. Menurut survei calon Bupati Malang, nama Dewanti Rumpoko hanya mendapat 10,5 persen.

SURYAMALANG.COM//Sylvianita Widyawati
Eddy Rumpoko (baju putih), Walikota Batu yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang saat berada di kantor PDIP beberapa waktu lalu. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Nama besar sosok Eddy Rumpoko (ER), tampaknya tidak memberi efek besar pada Dewanti. Dewanti Rumpoko adalah calon Bupati Malang yang diusung oleh PDIP berpasangan dengan Masrifah Hadi, mantan Ketua Muslimat Kabupaten Malang ini.

"Nampaknya Bu Dewanti harus memakai figur lain untuk update," ungkap Ardian Sopa, peneliti LSI (Lingkaran Survei Indonesia) usai memaparkan survei "Potret Pilkada" di Kabupaten Malang di RM Batavia Malang.

Survei dilaksanakan pada 4-12 Agustus 2015 dengan 640 responden dengan teknik wawancara dan tatap muka responden dengan menggunakan kuisioner.

Terbukti, dari hasil survei Dewanti masih rendah. Menurut survei calon Bupati Malang, nama Dewanti Rumpoko hanya mendapat 10,5 persen. Padahal, lanjutnya, saat survei, responden sudah diberi keterangan adalah Dewanti adalah istri Wali Kota Batu Eddy Rumpoko.

Namun mereka tetap memilih Rendra Kresna yang lebih dikenali mereka.

"Ya..ini bukan Kota Batu, tapi Kabupaten Malang," katanya.

Sehingga Dewanti perlu bersosialisasi lagi agar makin dikenali warga Kabupaten Malang. Apalagi, potensi pemilih yang belum memutuskan memilih calon bupati masih ada 17,6 persen. Ini dibuktikan lagi dalam hasil survei paslon Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi hanya mencapai 10,5 persen.

"Artinya, nama ER tidak berefek ke Kabupaten Malang," kata Sopa.

Ditambahkannya, hasil ini bisa jadi warning buat Dewanti. Bagaimana dengan paslon perseorangan?

"Citra parpol selalu ribut bisa menjadikan calon perseorangan alternatif masyarakat meski tidak maksimal," ungkapnya.

Namun jika paslon bisa melakukan pergerakan bagus di masyarakat, maka bisa memutakhirkan perolehan mereka sehingga maksimal hasilnya.

"Ini tantangan berat perseorangan," jelas dia.

Dari pilkada selama ini, tak banyak paslon perseorangan yang bisa menang.

"Hanya menang di dua daerah yaitu di Aceh dan Garut," ujarnya.

Dalam pilbup Malang ini berdasarkan survei LSI, laju incumbent memang luar biasa. Meski begitu, ada juga yang tak menginginkan Rendra Kresna maju. Hasilnya ada 14,6 persen. Tapi yang menginginkan dia maju lagi sebanyak 73,7 persen. Yang tak menjawab ada 11,7 persen.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved