Berita Malang Hari Ini
Pemkot Malang Gulirkan Skema Bantuan Permodalan UMKM
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan Pemerintah Kota Malang akan membuka peluang kerja sama dengan perbankan
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan Pemerintah Kota Malang akan membuka peluang kerja sama dengan perbankan agar bisa membantu permodalan pelaku UMKM di Kota Malang.
Wahyu Hidayat mengatakan harus ada pelayanan khusus dari bank yang diajak kerja sama bagi pelaku UMKM dari Kota Malang.
Permodalan menjadi salah satu kendala yang dirasakan pelaku UMKM di Kota Malang.
Wahyu Hidayat telah mendatangi tiga tempat pelaku UMKM untuk melihat langsung seperti apa geliat dan kendala yang mereka hadapi, Selasa (18/6/2024).
Wahyu mengatakan, kendala permodalan telah menjadi catatan Pemerintah Kota Malang. Pemerintah Kota Malang menilai, kendala permodalan hamper dialami semua pelaku UMKM.
“Kalau pemasaran dan inovasinya tidak kalah, tapi memang yang kami catat adalah kendala permodalan."
"Kan ada bank daerah seperti Tugu Arta dan Bank Jatim,” ujar Wahyu setelah mendatangi tiga pelaku UMKM di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (18/6/2024).
Wahyu Hidayat tidak menjelaskan lebih jauh mengenai skema kerjasama dengan perbankan. Selain kerja sama dengan perbankan, Pemkot Malang juga memperkenalkan program baru Bernama Sahabat UMKM.
Program ini ditujukan untuk membantu pelaku UMKM agar bisa keluar dari kendala bisnisnya, termasuk membantu pendanaan permodalan.
Wahyu menginginkan UMKM di Kota malang terus tumbuh dan berdampak luas bagi Masyarakat. Itulah sebabnya ia mencoba untuk mengintervensi geliat UMKM agar usahanya bisa bertahan.
“UMKM ini lembaga usaha yang tidak terkena dampak apapun, pandemi malah ada peningkatan."
"Saya hari ini ke tempat produksi daster, bolen, dan arem-arem yang legendaris. Malah bolen yang rasa apel itu bisa sampai ke Paris. Dan ini ada geliat UMKM yang bagus sekali. Saya minta agar semua bisa mendukung,” ujarnya.
Program Sahabat UMKM juga akan membantu pelaku meningkatkan branding. Sahabat UMKM ini terdiri atas wali kota, sekretaris kota, dan kepala dinas terkait.
“Jika masih ingat, saat program Ngombe, saya minta Diskopindag proaktif kepada UMKM. Bukan berarti UMKM datang kepada kami, tapi kami yang turun,” ujar Wahyu.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang, Eko Sri Yuliadi menyebut ada 21.270 pelaku UMKM di Kota Malang yang telah terkurasi. Sedangkan jumlah keseluruhannya ada 80 ribu lebih.
| Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
|
|---|
| UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
|
|---|
| Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
|
|---|
| Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
|
|---|
| Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Pj-Wali-Kota-Malang-Wahyu-Hidayat-Kadiskopindag-Eko-Sri-YuliadiUMKM-Rumah-Daster-Eva.jpg)