Kamis, 30 April 2026

Kota Malang

Program Seragam Gratis Kota Malang Akan Ditambahi Sepatu Sekolah Hitam Gratis, Anggaran Ditambah

Ada rencana tambahan berupa pemberian sepatu gratis bagi pelajar jika anggaran mencukupi. 

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/PURWANTO
ILUSTRASI SERAGAM GRATIS MALANG - Siswa Sekolah Dasar (SD) menerima seragam sekolah gratis di SMP N 6 Kota Malang, Selasa (15/7/2025). Pemerintah Kota Malang menyerahkan seragam sekolah gratis kepada para siswa baru tahun ajaran baru 2025/2026 pada jenjang SD (Sekolah Dasar) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) sebanyak 16500 seragam. 

SURYAMALANG.COM, MALANG – Program seragam gratis untuk siswa sekolah negeri di Kota Malang akan dilengkapi dengan pemberian sepatu sekolah gratis.

Wacana pemberian seragam gratis plus sepatu sekolah gratis bagi siswa di Kota Malang itu disampaikan  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, 

Disdikbud Kota Malang dijanjikan akan mengalami banyak perubahan di tahun 2026.

Perubahan program seragam gratis sekolah di kota Malang itu tak lepas dari hasil evaluasi dan sorotan yang diberikan oleh DPRD Kota Malang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menyatakan pihaknya akan menjadikan masukan dewan sebagai bahan evaluasi program di tahun mendatang. 

Selain seragam utama merah putih dan biru putih, siswa SD dan SMP juga akan mendapatkan seragam pramuka.

Bahkan, ada rencana tambahan berupa pemberian sepatu gratis bagi pelajar jika anggaran mencukupi. 

“Selama ini masyarakat sulit mencari sepatu hitam sesuai ketentuan, apalagi harganya mahal. Kalau dananya APBD mumpuni, ya bagus,” terang Suwarjana.

Terkait kebutuhan anggaran, Suwarjana menyebut tahun ini Disdikbud telah mengalokasikan Rp 6 miliar untuk seragam gratis sekolah negeri.

Jika swasta diikutsertakan, kebutuhan akan bertambah sekitar Rp 2 miliar.

Sementara untuk rencana pengadaan sepatu, anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 2 hingga Rp 3 miliar, tergantung kualitas dan spesifikasi barang.

“Untuk sementara di 2025 anggaran seragam sudah dialokasikan Rp 6 miliar. Nanti bersama tim anggaran dan sinergi dengan teman-teman dewan, kami akan ajukan tambahan anggaran,” pungkasnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita sebelumnya menilai distribusi seragam perlu mempertimbangkan kondisi kemampuan siswa berdasarkan data yang valid, bukan dipukul rata.

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita menilai pendistribusian bantuan perlu berbasis data yang lebih akurat agar tepat sasaran, terutama bagi warga tidak mampu.

“Malang ini punya banyak tools untuk mendistribusikan bantuan sosial. Kenapa sih seragam masih ada yang beli, pertanyaannya adalah, kalau ada warga tidak mampu, bisa terfasilitasi. Sebagai catatan, saat pembagian seragam gratis, akan lebih baik kalau distribusinya berdasarkan data akurat,” ungkapnya.

Amithya menambahkan, meskipun program seragam gratis merupakan langkah positif, evaluasi tetap dibutuhkan agar kebijakan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Jangan lupa di sekolah negeri itu juga ada lapisan masyarakat yang masih mampu. Tetapi juga ada bagian masyarakat yang harus terlindungi dari kebijakan itu," katanya.

Ia menekankan, DPRD menerima berbagai masukan masyarakat soal pembagian seragam gratis dan mendorong evaluasi kebijakan agar keluhan serupa tidak terulang. 

Amithya mendorong agar kebijakan yang dibuat itu berdasarkan pendataan yang akurat.

“Memang untuk kemarin program ini satu untuk sekolah negeri, tidak melihat mampu dan tidak mampu. Evaluasi oke, ini akan saya pakai dasar untuk ke depan di 2026. Kami juga nanti akan duduk bareng teman-teman dewan lalu saya laporkan ke pimpinan,” kata Suwarjana menanggapi saran Dewan, Rabu (10/9/2025).

Ia menambahkan, evaluasi tersebut akan berdampak pada perubahan formulasi program.

Tidak hanya memprioritaskan siswa dari keluarga kurang mampu, Disdikbud juga berencana mengikutsertakan sekolah swasta dalam program seragam gratis mulai 2026. 

“Sekolah swasta pun juga butuh. Jadi di 2026 nanti formulasi kami akan mengikutkan swasta untuk gratis juga,” ujarnya.

Sebagai informasi, ada 195 sekolah di Kota Malang yang akan menerima seragam gratis

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved