Kota Malang
Program Seragam Gratis Kota Malang Akan Ditambahi Sepatu Sekolah Hitam Gratis, Anggaran Ditambah
Ada rencana tambahan berupa pemberian sepatu gratis bagi pelajar jika anggaran mencukupi.
Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, MALANG – Program seragam gratis untuk siswa sekolah negeri di Kota Malang akan dilengkapi dengan pemberian sepatu sekolah gratis.
Wacana pemberian seragam gratis plus sepatu sekolah gratis bagi siswa di Kota Malang itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana,
Disdikbud Kota Malang dijanjikan akan mengalami banyak perubahan di tahun 2026.
Perubahan program seragam gratis sekolah di kota Malang itu tak lepas dari hasil evaluasi dan sorotan yang diberikan oleh DPRD Kota Malang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menyatakan pihaknya akan menjadikan masukan dewan sebagai bahan evaluasi program di tahun mendatang.
Selain seragam utama merah putih dan biru putih, siswa SD dan SMP juga akan mendapatkan seragam pramuka.
Bahkan, ada rencana tambahan berupa pemberian sepatu gratis bagi pelajar jika anggaran mencukupi.
“Selama ini masyarakat sulit mencari sepatu hitam sesuai ketentuan, apalagi harganya mahal. Kalau dananya APBD mumpuni, ya bagus,” terang Suwarjana.
Terkait kebutuhan anggaran, Suwarjana menyebut tahun ini Disdikbud telah mengalokasikan Rp 6 miliar untuk seragam gratis sekolah negeri.
Jika swasta diikutsertakan, kebutuhan akan bertambah sekitar Rp 2 miliar.
Sementara untuk rencana pengadaan sepatu, anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 2 hingga Rp 3 miliar, tergantung kualitas dan spesifikasi barang.
“Untuk sementara di 2025 anggaran seragam sudah dialokasikan Rp 6 miliar. Nanti bersama tim anggaran dan sinergi dengan teman-teman dewan, kami akan ajukan tambahan anggaran,” pungkasnya.
Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita sebelumnya menilai distribusi seragam perlu mempertimbangkan kondisi kemampuan siswa berdasarkan data yang valid, bukan dipukul rata.
Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita menilai pendistribusian bantuan perlu berbasis data yang lebih akurat agar tepat sasaran, terutama bagi warga tidak mampu.
“Malang ini punya banyak tools untuk mendistribusikan bantuan sosial. Kenapa sih seragam masih ada yang beli, pertanyaannya adalah, kalau ada warga tidak mampu, bisa terfasilitasi. Sebagai catatan, saat pembagian seragam gratis, akan lebih baik kalau distribusinya berdasarkan data akurat,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/SERAGAM-GRATIS-KOTA-MALANG2.jpg)