Senin, 15 Juni 2026

Kota Malang

Reuni Alumni PPMI di UB Malang, Pers Mahasiswa Harus Adaptif dan Tetap Kritis di Era Digital

Reuni Alumni PPMI di UB Malang, Pers Mahasiswa Harus Adaptif dan Tetap Kritis di Era Digital

Tayang:
SURYAMALANG.COM/Rifky Edgar
REUNI - Kegiatan reuni alumni Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Sabtu (25/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah narasumber seperti Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria, Aktivis Sosial Inayah Wahid dan Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Universitas Brawijaya (UB) Malang menjadi tuan rumah kegiatan reuni alumni Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI), Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan ini dikemas dalam sebuah seminar nasional bertajuk 'Oase Gelap Terang Indonesia' yang dihadiri oleh sejumlah narasumber.

Di antaranya Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria, Aktivis Sosial Inayah Wahid dan Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti.

Hadir sebagai peserta di antaranya ialah alumni PPMI dari berbagai macam daerah, sejumlah organisasi pers kampus hingga awak media yang berdomisili di Malang.

Ditemui usai kegiatan, Nezar Patria menyampaikan, peran pers mahasiswa harus tetap krusial dalam menjaga sikap kritis dan akademis di lingkungan kampus, meskipun zaman telah berubah.

Menurutnya, setiap generasi memiliki tantangannya masing-masing, sehingga peran pers mahasiswa pada masa kini tidak bisa dibandingkan secara langsung dengan dua dekade lalu.

Baca juga: Menkop Ferry Juliantono Dorong Koperasi Berbasis Masjid Menjadi Bagian Penguatan Ekonomi Kerakyatan

"Setiap zaman punya semangatnya masing-masing. Tantangan mahasiswa 25 tahun lalu berbeda dengan hari ini."

"Bentuk media juga berubah. Jika dulu mengandalkan cetak dan radio, kini platform digital lebih dominan," katanya.

Sebagai alumni Badan Pers Mahasiswa Indonesia (BPMI), Nezar menilai pers mahasiswa harus adaptif terhadap perubahan ekosistem media dan perilaku audiens.

Generasi muda kini mengonsumsi informasi terutama melalui platform digital, sehingga pola produksi dan distribusi konten pun harus mengikuti.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa esensi pers mahasiswa sebagai ruang kritis dan intelektual tetap harus dijaga.

Konten yang diproduksi harus mencerminkan kebutuhan zaman dan tetap relevan.

"Sekarang kan lebih banyak menggunakan platform digital karena cetak sudah kurang efektif, perilaku pembaca ataupun audiens juga sudah berubah."

"Generasi baru banyak mendapatkan informasi lewat platform-platform digital saat ini."

"Jadi saya kira peran pers mahasiswa harus melihat perubahan bentuk ini," ungkapnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved