Selasa, 5 Mei 2026

Kabupaten Malang

Pantai Malang Selatan Diramal Akan Ramai Jika Tol Kota Malang-Kepanjen Sudah Dibangun dan Beroperasi

Pantai Malang Selatan Diramal Akan Ramai Jika Tol Kota Malang-Kepanjen Sudah Dibangun dan Beroperasi

Tayang:
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
PROYEK JALAN - Bupati Malang, Muhammad Sanusi, dan Kadis Bina Marga, Oong, saat mengecek pembangunan jalan sepanjang 31 Km dari Kecamatan Gondanglegi hingga Kecamatan Bantur, dengan dilebarkan dari 6 meter kini jadi 13 meter. 

Ringkasan Berita:
  • Malang Selatan diprediksi bakal ramai jika jalan Tol Kota Malang-Kepanjen sepanjang 30 Km sudah dibangun dan beroperasi
  • Tol ini akan dikoneksikan dengan Jalur Lintas Selatan (JLS), yang membentang di bibir pantai sepanjang 58 kilometer
  • Di balik rencana besar proyek tol yang akan jadi legacy Bupati Sanusi nanti, tak lepas dari sosok Oong, panggilan Khairul Isnaidi Kusuma, Kadis Bina Marga

SURYAMALANG.COM, MALANG - Tidak bisa dibayangkan, seperti apa ramainya Malang Selatan nanti, jika jalan Tol Kota Malang-Kepanjen sepanjang 30 Km sudah beroperasi.

Sebab, saat ini agar keberadaan tol itu punya peran untuk meramaikan wisata pantai di Kabupaten Malang, trase tol itu akan didesain ulang.

Yakni, dikoneksikan dengan Jalur Lintas Selatan (JLS), yang membentang di bibir pantai sepanjang 58 kilometer itu.

Sebab, JLS itu membentang mulai Pantai Sendangbiru, hingga Pantai Ngliyep, perbatasan Blitar.

Di antara pantai itu, ada banyak pantai lainnya, seperti Balekambang, Kondang Merak, Banyu Meneng, Pantai Modangan, yang dikenal jadi ajang paralayang internasional.

Tujuannya, sesuai keinginan Bupati Malang, Muhammad Sanusi, untuk meramaikan Malang selatan, yang saat ini masih sepi, supaya nanti bisa berubah jadi kota di pinggir pantai.

Di balik rencana besar proyek tol yang akan jadi legacy Bupati Sanusi nanti, tak lepas dari sosok Oong, panggilan Khairul Isnaidi Kusuma, Kadis Bina Marga.

Pria kelahiran 1975 Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu dipercaya Bupati Sanusi, untuk bisa segera merealisasi pembangunan tol senilai Rp 10,04 triliun itu, biar bisa mengubah desa jadi kota yang membentang di sepanjang bibir pantai.

Baca juga: Tol Kota Malang-Kepanjen Batal Lewat Pakisaji, Digeser ke Timur Agar Terhubung dengan Wisata Pantai

"Pak Bupati terus berjuang agar proyek tol bisa segera dimulai pengerjaannya."

"Dan, itu harus terkoneksi dengan JLS, biar ada multiplier efek untuk meramaikan kunjungan wisatawan ke pantai," ungkap Oong kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (25/11/2025).

Makanya, Oong punya obsesi jika keberadaan Tol Kota Malang-Kepanjen itu bukan cuma menghubungkan Surabaya dengan Malang. Namun, punya dampak buat peningkatan ekonomi rakyat.

Caranya, lanjut dia, tol itu harus dikoneksikan dengan sejumlah destinasi wisata pantai di Malang Selatan.

Karena itu, Oong saat ini sedang menyiapkan infrastruktur lainnya. Yakni, exit tol di Kecamatan Gondanglegi itu nantinya akan terhubung dengan jalan yang sedang dibangun saat ini, yakni jalan sepanjang 31 km dengan lebar 13 meter. Itu mulai Kecamatan Gondanglegi hingga JLS, yang ada di dekat wisata Pantai Balekambang.

"Jalan itu disiapkan, buat menyambut keberadaan tol nanti, sehingga wisatawan nyaman."

"Dan, kami yakin, ke depan JLS yang saat ini masih sepi, bakal bisa ramai seperti jalan Pantai Utara (Pantura-mulai Gresik, Lamongan, Tuban)."

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved