Bus Trans Jatim Malang Raya
Bus Trans Jatim Berdampak pada Pedagang Terminal Hamid Rusdi Kota Malang, Dulu Sepi Sekarang Ramai
Bus Trans Jatim Berdampak pada Pedagang Terminal Hamid Rusdi Kota Malang, Dulu Sepi Sekarang Ramai
Penulis: Purwanto | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Kehadiran Bus Trans Jatim bikin Terminal Hamid Rusdi, Kota Malang, yang dulunya sepi penumpang, kini mulai ramai
- Usai mengaspal perdana di Malang Raya, Bus Trans Jatim yang diresmikan pada Kamis (21/11/2025) lalu berdampak positif bagi pedagang
- Keramaian warga yang datang dan antre menaiki bus dengan nama Gajayana itu membawa berkah tersendiri bagi penyewa bedak di Terminal Hamid Rusdi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Terminal Hamid Rusdi, Kota Malang, yang dulunya sepi penumpang, saat ini menjadi ramai karena adanya Bus Trans Jatim.
Usai mengaspal perdana di Malang Raya, Bus Trans Jatim yang diresmikan pada Kamis (21/11/2025) lalu berdampak positif bagi pedagang.
Keramaian warga yang datang dan antre menaiki bus dengan nama Gajayana itu membawa berkah tersendiri bagi penyewa bedak di Terminal Hamid Rusdi.
Suparti (60), penyewa bedak di Terminal Hamid Rusdi, mengaku senang dengan Bus Trans Jatim.
Ia menjelaskan jika sebelum adanya Bus Trans Jatim, di Terminal Hamid Rusdi sangat sepi.
"Sangat senang, banyak warga yang datang ke terminal, ya Alhamdulillah banyak juga yang beli di warung saya," terang Suparti kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (29/11/2025).
"Dulu sepi mas, paling dua atau tiga orang disini (terminal), sekarang ramai," tambahnya.
Baca juga: Bus Trans Jatim Koridor I Malang Raya Bikin Terminal Batu dan Pasar Induk Among Tani Bergairah Lagi
Suparti yang berada di bedak nomor 70 itu bilang jika sebelumnya ia memasak nasi hanya setengah kilogram, namun karena ramai warga yang beli saat ini memasak nasi hinga dua kilogram per hari.
"Kalau dulu setengah kilo nasi masak, sekarang sampai dua kilo," katanya.
Warung milik Suparti berjualan nasi serta lauk pauk dan mulai berjualan pukul 5 pagi hingga 4 sore.
Ia menjelaskan jika harga sewa di bedak Terminal Hamid Rusdi yakni Rp 850 ribu per tahun.
"Iya ini jualan nasi sama kopi. Kalau buka mulai jam 5 pagi sampai 4 sore," jelasnya.
"Kalau disini sewanya Rp 850 ribu pertahun. Saat ini cuma saya saja yanh buka, tapi sepertinya nanti banyak yang akan buka disini karena ramai," tambahnya.
Dari pantauan SURYAMALANG.COM, satu-satunya bedak yang buka hanya milik Suparti, namun ada sejumlah bedak yang melakukan renovasi pasca beroperasinya Bus Trans Jatim.
Hal senada juga diungkapkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Terminal Hamid Rusdi.
| Koridor Bus Trans Jatim Malang Raya ke Kepanjen Terancam Batal Imbas Efisiensi |
|
|---|
| Naik Bus Trans Jatim Lebih Murah, Penumpang Bisa Turun di Batu Ekonomis Park |
|
|---|
| Daftar Destinasi Favorit Penumpang Bus Trans Jatim di Malang dan Kota Batu |
|
|---|
| Disparbud Kabupaten Malang Akan Optimalkan MTG untuk Sambut Bus Trans Jatim |
|
|---|
| Inilah Shelter Bus Trans Jatim Malang Raya yang Paling Banyak Jadi Tujuan Penumpang Naik dan Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Trans-Jatim-melintas-di-depan-PKL-Terminal-Hamid-Rusdi-Kota-Malang.jpg)