Bus Trans Jatim Malang Raya
Pakar Ekonomi UB: Trans Jatim Bisa Jadi Mesin Baru Penggerak UMKM di Malang Raya
Pengoperasian Bus Trans Jatim di Malang Raya diharapkan dapat memberikan sinyal perubahan terhadap aktivitas ekonomI masyarakat
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Pengamat Ekonomi Universitas Brawijaya (UB) Malang Joko Budi Santoso, S.E., M.E menyebut hadirnya Trans Jatim diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah.
- Beroperasinya Trans Jatim bisa menjadi trigger meningkatnya aktivitas ekonomi di titik-titik pemberhentian, terutama terminal.
- Perlunya penataan yang baik, baik dari sisi estetika, ketentuan ruang, hingga pengawasan harga, agar tidak memberatkan penumpang dan tidak mengganggu jalur operasional bus.
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pengoperasian Bus Trans Jatim di Malang Raya diharapkan dapat memberikan sinyal perubahan terhadap aktivitas ekonomi, terutama bagi para pelaku UMKM di kawasan terminal dan sepanjang rute layanan.
Hal ini disampaikan Pengamat Ekonomi Universitas Brawijaya (UB) Malang Joko Budi Santoso, S.E., M.E, yang menilai, keberadaan moda transportasi ini bisa membawa potensi besar terhadap mobilitas masyarakat dan geliat usaha kecil.
Baca juga: Kehadiran Bus Trans Jatim Belum Beri Manfaat bagi UMKM di Terminal Madyopuro Kota Malang
Menurutnya, hadirnya Trans Jatim diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah.
Termasuk pusat perbelanjaan, destinasi wisata, hingga kawasan permukiman.
Transportasi publik yang lebih terjangkau juga disebut dapat menekan pengeluaran harian masyarakat, terutama biaya transportasi untuk bekerja dan sekolah.
"Ketika pengeluaran transportasi lebih efisien, daya beli masyarakat bisa bertambah. Konsumsi naik, ujungnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi," katanya kepada Surya, Senin (1/12/2025).
Joko menilai, beroperasinya Trans Jatim bisa menjadi trigger meningkatnya aktivitas ekonomi di titik-titik pemberhentian, terutama terminal.
Pedagang asongan dan kaki lima yang menyediakan jajanan hingga minuman berpotensi mendapatkan pasar baru.
Namun ia menegaskan perlunya penataan yang baik, baik dari sisi estetika, ketentuan ruang, hingga pengawasan harga, agar tidak memberatkan penumpang dan tidak mengganggu jalur operasional bus.
Tak hanya terminal, rute Trans Jatim yang strategis juga bisa dimanfaatkan pemerintah daerah dengan membangun lokasi khusus atau galeri UMKM.
Menurut Joko, penertiban bus AKAP dan AKDP agar masuk terminal juga penting agar kios UMKM yang sudah ada bisa mendapat pasar yang lebih besar.
Joko menilai peningkatan kualitas sangat penting.
Mulai dari kemasan, standar produk, kesegaran, hingga harga yang kompetitif untuk menarik penumpang.
UMKM di terminal juga disarankan tidak hanya mengandalkan penjualan offline.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/TERMINAL-MADYOPURO-Bus-Trans-Jatim-Malang-Ray.jpg)