Kota Malang
Kota Malang Antisipasi Harga Sembako Jelang Nataru
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok menjelang momen libur akhir tahun.
Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
Sumarti, pemilik sebuah warung makan bercerita tentang kenaikan harga cabai. Ia mulai merasakan kenaikan harga cabai beberapa hari ini.
"Harganya bisa mencapai Rp 80 ribu per kilo. Beberapa hari ini memang naik, entah kenapa," ungkapnya.
Kenaikan harga cabai itu ia antisipasi dengan mengurangi tingkat kepedasan menu yang ia buat.
Biasanya bisa menggunakan sampai lima cabai, kini maksimal hanya tiga cabai saja.
"Mungkin karena mau pergantian tahun, jadi harganya naik. Kalau saya akali dengan mengurangi jumlah cabai yang digunakan," ungkapnya.
Sebagai pedagang yang menjual makanan, warungnya selalu didatangi orang. Ia tak memilih untuk menaikan harga. Menurutnya terlalu berisiko untuk layanan pelanggannya.
"Lagi pula nanti harganya pasti akan berubah lagi. Daripada saya kehilangan pelanggan," katanya. (Benni Indo)
| Komisi B DPRD Kota Malang Tinjau Tembok Retak di Pasar Besar |
|
|---|
| DPRD Kota Malang Soroti Transparansi Data hingga Optimalisasi PAD dalam LKPJ 2025 |
|
|---|
| Pemkot Malang Siaga Hadapi Bencana saat Memasuki Kemarau, Mitigasi dan Relawan Sudah Disiapkan |
|
|---|
| Banyak Sungai Melintasi Kota Malang, Kebutuhan Air untuk Pertanian saat Kemarau Dinilai Cukup |
|
|---|
| Petani di Kota Malang Terkena Dampak Buruk Perubahan Iklim Ekstrem, Hasil dan Kualitas Panen Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/tpid-KOTA-MALANG-2025.jpg)