Wisata Malang Raya
Wisatawan Masih Bisa Pesan Kamar Hotel di Malang Raya, Tak Ada Diskon Khusus
Tingkat keterisian kamar atau okupansi hotel di Kota Malang masih sekitar 50 persen.
"Prediksi kami, okupansi mencapai 40-50 persen pada pertengahan Desember. Memasuki tanggal 20 Desember ke atas, okupansi bisa 60-70 persen, serta 25 Desember dan tahun baru menembus 90 persen," ujarnya.
Hotel dan restoran di Kota Batu tidak memberikan diskon khusus untuk menarik tamu dan pengunjung. Namun, hotel dan restoran menambah ornamen agar tamu lebih tertarik datang ke hotel dan restoran.
"Tentunya ada gala dinner dan live show pada malam Tahun Baru untuk menarik kunjungan wisatawan," jelasnya.
Sujud mengakui sekarang kondisi ekonomi sedang sulit bagi mayoritas masyarakat. Namun Sujud yakin banyak masyarakat yang memilih untuk berlibur dan menginap di hotel.
"Sekarang kondisi perekonomian belum membaik. Itu menjadi tantangan tersendiri bagi dunia usaha perhotelan dan hiburan. Kami dituntut semakin kreatif dalam menjalankan usaha agar okupansi tidak turun lagi di tahun yang akan datang. Tahun depan kan ada pemotongan anggaran daerah lagi, itu tentu mempengaruhi daya beli masyarakat," imbuhnya.(Benni Indo/Dya Ayu)
| Pemandian Sumberingin Jadi Primadona Wisata Warga Malang di Masa Libur Nataru |
|
|---|
| Menikmati Sensasi Melintasi Jembatan Kaca di Malang Skyland |
|
|---|
| Waspada Macet, Setiap Hari 30.000 Kendaraan Masuk Malang |
|
|---|
| Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan di Malang Raya untuk Urai Kemacetan saat Libur Nataru 2025/2026 |
|
|---|
| Hotel di Kota Malang Berlomba Raih Keuntungan saat Momen Tahun Baru 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Pelayan-menyajikan-menu-kepada-tamu-hotel-Ascent-Hotel-Cafe-Malang-di-Gin-Gin-Cafe-Pool-Rooftop.jpg)