Kamis, 16 April 2026

Kota Malang

Tips Investasi Bagi Anak Muda dari OJK Malang, Waspadai Platform Kripto dari Luar Negeri

Dalam perencanaan keuangan ideal, uang seharusnya dialokasikan secara proporsional. Berapa persen untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan dan investasi

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
OJK MALANG - Kepala OJK Malang Farid Faletehan mengingatkan kepada generasi muda agar cermat dalam berinvestasi saat menggelar kegiatan bersama awak media di Malang pada Kamis (22/1/2026). 

"Kalau yang terdaftar di OJK, masih bisa dipantau. Kalau dari luar negeri, kita tidak tahu uang itu dibawa ke mana," tambahnya.

Ia menjelaskan, investasi kripto pada prinsipnya mirip dengan penawaran saham perdana, di mana investor perlu memahami usaha dan fundamental di balik aset yang dibeli. 

Tanpa pengetahuan tersebut, risiko kerugian menjadi sangat besar.

"Pelajari dulu ilmunya. Jangan ikut-ikutan. Apalagi harga kripto seperti Bitcoin juga fluktuatif, sekarang pun sedang turun," katanya.

Baca juga: Evaluasi Kinerja 2025, OJK Malang Dorong BPR BPRS Lebih Sehat dan Transparan

 

Produk Investasi dengan Dana Terbatas


Farid menekankan bahwa investasi tidak selalu membutuhkan modal besar. 

Banyak produk lembaga keuangan yang bisa diakses dengan dana terbatas.

"Seperti emas itu bisa dicicil, saham bisa mulai Rp 100 ribu, reksadana juga bisa. Dana pensiun lembaga keuangan juga ada. Masalahnya, banyak yang belum tahu," jelasnya.

Ia pun mendorong generasi muda untuk memanfaatkan berbagai fasilitas edukasi keuangan, seperti sekolah pasar modal yang disediakan secara gratis.

"Kalau mau investasi, belajar dulu. Investasi itu bisa dimulai dari kecil, tapi harus dengan pemahaman. Jangan sampai punya Rp 1 juta, lalu Rp 800 ribu langsung diinvestasikan tanpa mikir kebutuhan hidup," tandasnya.

 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved