Kota Malang
Pemkot Malang Janji Akan Tanam Kembali Pohon di Jalan Soekarno Hatta
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan dirinya akan menetapi janji untuk mengembalikan penghijauan di kawasan Jalan Soekarno Hatta
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Ditebang saat proyek gorong-gorong, Pemkot Malang akan kembali menanam bibit pohon di Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang
- Wali Kota Wahyu Hidayat menegaskan akan menetapi janji untuk mengembalikan penghijauan di kawasan jalan tersebut
- Pemkot Malang telah berbicara dengan Pemprov Jatim perihal rencana penanaman kembali pohon yang ditebang
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemkot Malang akan menanam bibit pohon di Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang.
Penanaman bibit pohon ini untuk mengganti pohon yang ditebang sebelum proyek gorong-gorong dikerjakan beberapa waktu lalu.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan dirinya akan menetapi janji untuk mengembalikan penghijauan di kawasan Jalan Soekarno Hatta.
Ia membantah adanya niat ingkar janji dengan tidak menanam kembali pohon yang telah ditebang.
Wahyu Hidayat menjelaskan, Pemkot Malang telah berbicara dengan Pemprov Jatim perihal rencana penanaman kembali pohon yang ditebang.
Dari pembicaraan itu, Wahyu mengatakan akan ada rencana penanaman kembali pohon.
Baca juga: Fungsi Ekologis Jalan Soekarno Hatta Harus Dikembalikan Usai Pembangunan Gorong-gorong Selesai
"Kami sudah koordinasi dengan Pemprov. Pohon-pohon yang ditebang akan diganti, akan kami kembalikan," ujar Wahyu Hidayat kepada SURYAMALANG.COM, Senin (26/1/2026).
Pemkot Malang akan memeriksa terlebih dahulu kondisi proyek, terutama pada titik yang lahannya tertutup.
Wahyu menegaskan komitmennya mengembalikan ruang hijau di Jalan Suhat.
Koordinasi dengan Pemprov
Pemkot Malang dan Pemprov Jatim akan menentukan langkah penataan ulang. Wahyu mengatakan, Pemkot Malang harus berkoordinasi terlebih dahulu karena proyek gorong-gorong milik Pemprov Jatim.
Menurut Wahyu, penanaman pohon bisa dilakukan di area sempadan. Pemkot Malang akan menghitung lebar sempadan jalan yang tersedia dan memberikan rekomendasi penataan.
“Paling tidak di sempadan jalan itu nanti kita berikan satu pohon. Untuk peneduh dan mendukung fungsi jalan masih diperbolehkan,” ungkapnya.
Wahyu Hidayat juga tidak menutup kemungkinan adanya kesepakatan dengan masyarakat untuk merelakan sebagian lahan demi mendukung pembangunan ruang hijau, selama sesuai dengan ketentuan tata ruang.
Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita telah berbicara dan menyoroti serius kondisi vegetasi di Jalan Soekarno Hatta pasca rampungnya proyek drainase Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Ia menegaskan bahwa pengembalian fungsi vegetasi kota bukan sekadar pelengkap proyek, melainkan kebutuhan mendasar bagi lingkungan dan warga.
Amithya menilai, setiap pembangunan infrastruktur harus disertai tanggung jawab ekologis, termasuk pemulihan ruang hijau yang sebelumnya hilang.
Menurutnya, tidak ada ruang kompromi terhadap komitmen penghijauan yang telah dijanjikan. Jika Pemprov Jatim tidak mampu merealisasikannya, maka Pemerintah Kota Malang harus mengambil alih tanggung jawab tersebut.
“Kalau provinsi tidak bisa, Pemkot harus turun tangan. Tidak ada toleransi. Pohon adalah kebutuhan kota dan harus dikembalikan,” tegas Amithya, Senin (24/1/2026).
Ia menolak alasan teknis sebagai pembenaran penghapusan ruang hijau. Menurutnya, apabila penanaman tidak memungkinkan dilakukan sekaligus, maka harus direalisasikan secara bertahap sebagai bentuk komitmen nyata.
“Kalau tidak bisa langsung, ya dicicil. Yang penting janji ditepati, bukan malah dihapus dari konsep penataan kota,” ujarnya.
Amithya juga mengkritisi wacana penggantian pohon dengan pot tanaman atau elemen estetika trotoar. Ia menilai pendekatan tersebut tidak sebanding dengan fungsi ekologis pohon besar sebagai peneduh kota dan penyerap air.
“Fungsinya jauh berbeda. Jangan diganti sesuatu yang tidak setara. Harus dicari solusi yang mendekati fungsi pohon sebenarnya,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa dampak penyusutan ruang hijau di Kota Malang sudah nyata. Pada periode 2024–2025, banjir yang sebelumnya bersifat sementara kini berubah menjadi genangan berjam-jam, merendam ratusan rumah warga.
Jalan Soekarno Hatta
Pemkot Malang
Kota Malang
Wahyu Hidayat
Amithya Ratnanggani Sirraduhita
SURYAMALANG.COM
| Seminar Literasi Keuangan di STIE Malangkucecwara, Mahasiswa Belajar Tentang Ilmu Investasi |
|
|---|
| Ada Investor Tertarik Ubah Angkutan Umum di Kota Malang Jadi Kendaraan Listrik |
|
|---|
| Ketua DPRD Kota Malang Sarankan Evaluasi Pelanggar Izin untuk Luaskan Ruang Terbuka Hijau |
|
|---|
| DPRD Kota Malang Ingatkan Eksekutif Soal Raperda Ruang Terbuka Hijau Bukan Sekadar Formalitas Belaka |
|
|---|
| Terpicu Aksi Masyarakat, Dishub Kota Malang Turut Bersihkan Halte Kumuh dan Penuh Vandalisme |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/TANAM-POHON-Wali-Kota-Malang-Wahyu-Hidayat-saat-memberikan-keterangan-kepada-jurnalis.jpg)