Kota Malang
Pemkot Malang Rencanakan Penanaman Pohon Tabebuya di Jalan Sekarno Hatta
Pohon tabebuya dipilih karena memiliki karakter daun lebar dan relatif sesuai dengan kondisi lahan yang tersisa di Suhat.
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Penanaman pohon tabebuya di sepanjang Jalan Soekarno Hatta (Suhat) sedang digagas Pemkot Malang
- Pemkot Malang menyiapkan opsi penggunaan pot berukuran besar untuk titik-titik yang berada di atas atau berdekatan dengan saluran drainase
- Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menindaklanjuti sorotan publik terkait berkurangnya ruang hijau di Jalan Soekarno Hatta
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemkot Malang merencanakan penanaman pohon tabebuya di sepanjang Jalan Soekarno Hatta (Suhat) sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi penghijauan pascapembangunan drainase.
Langkah ini dilakukan setelah adanya arahan langsung dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, untuk menindaklanjuti sorotan publik terkait berkurangnya ruang hijau di kawasan tersebut.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Raymond Matondang, mengatakan hal tersebut saat diwawancarai SURYAMALANG.COM, Selasa (27/1/2026).
Pohon tabebuya dipilih karena memiliki karakter daun lebar dan relatif sesuai dengan kondisi lahan yang tersisa di Suhat.
“Jenis tanaman yang akan kami tanam adalah tabebuya daun lebar."
"Harapannya bisa memberikan fungsi penghijauan sekaligus estetika di kawasan Jalan Soekarno Hatta,” ujar Raymond kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (27/1/2026).
Baca juga: Pemkot Malang Janji Akan Tanam Kembali Pohon di Jalan Soekarno Hatta
Menurut Raymond, saat ini DLH bersama tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur masih melakukan survei lapangan untuk menentukan titik-titik yang memungkinkan ditanami pohon secara langsung.
Salah satu lokasi yang dinilai memungkinkan berada di sisi barat Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di kawasan Politeknik Negeri Malang (Polinema), karena masih terdapat celah tanah yang tidak tertutup beton.
“Di Polinema masih ada ruang tanah yang bisa ditanami. Untuk titik-titik lain, seperti di depan ruko hingga ke arah utara, masih kami cek di lapangan,” katanya.
Penanaman Bisa Pakai Pot
DLH Kota Malang menyiapkan bibit tabebuya dengan tinggi sekitar tiga meter.
Jumlah bibit yang disiapkan menyesuaikan kebutuhan di lapangan, bahkan disebutkan bisa mencapai ratusan batang apabila kondisi lahan memungkinkan.
Selain penanaman langsung di tanah, Pemkot Malang juga menyiapkan opsi penggunaan pot berukuran besar untuk titik-titik yang berada di atas atau berdekatan dengan saluran drainase.
Opsi ini dipilih agar penanaman pohon tidak mengganggu struktur gorong-gorong maupun rencana pembangunan jalur pedestrian di atasnya.
“Untuk lokasi yang tidak memungkinkan ditanami langsung, kami siapkan pot besar."
"Tapi kalau ada lahan yang bisa ditanami pohon langsung, tentu itu yang kami prioritaskan,” ujar Raymond.
Baca juga: Fungsi Ekologis Jalan Soekarno Hatta Harus Dikembalikan Usai Pembangunan Gorong-gorong Selesai
| LPS Goes to Campus, Mahasiswa Unitri Malang Diajak Belajar Investasi yang Aman dan Bijak |
|
|---|
| Pemerintah Pusat Alokasikan Anggaran Rp 14,9 Miliar untuk Perbaiki Jalan Pasar Gadang Kota Malang |
|
|---|
| Warga Sambut Positif Rencanan Opersional Feeder untuk Menunjang Trans Jatim di Kota Malang |
|
|---|
| Organda dan Dishub Kota Malang Sepakat Segera Realisasikan Feeder |
|
|---|
| Job Fair Campus Company 2026, Polinema Targetkan Mahasiswa Direkrut Sebelum Lulus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Bunga-Tabebuya-di-Jalan-Danau-Maninjau-Barat-Sawojajar-Kota-Malang.jpg)