Senin, 18 Mei 2026

Kota Malang

Pola Distribusi MBG di Kota Malang Selama Ramadhan 2026 Diubah, Menu Dikemas Tahan Lama

SPPG di Kota Malang menyesuaikan pola pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadhan 2026.

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
PROGRAM MBG - Aktivitas penyiapan paket makan bergizi di sebuah SPPG yang berada di Kota Malang. Koordinator SPPG Kota Malang, Muhammad Athoillah, menjelaskan bahwa teknis distribusi menu mengalami perubahan agar tetap sesuai kebutuhan penerima manfaat namun tetap menghormati pelaksanaan ibadah puasa. 

Ringkasan Berita:
  • SPPG di Kota Malang menyesuaikan pola pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadhan 2026
  • Teknis distribusi menu mengalami perubahan agar tetap sesuai kebutuhan penerima manfaat namun tetap menghormati pelaksanaan ibadah puasa.
  • Selama Ramadhan, menu MBG untuk siswa dikemas dalam bentuk menu kering atau siap santap yang lebih tahan lama

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Malang menyesuaikan pola pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadhan 2026.

Koordinator SPPG Kota Malang, Muhammad Athoillah, menjelaskan bahwa teknis distribusi menu mengalami perubahan agar tetap sesuai kebutuhan penerima manfaat namun tetap menghormati pelaksanaan ibadah puasa.

Athoillah mengatakan bahwa selama Ramadan, menu MBG untuk siswa dikemas dalam bentuk menu kering atau siap santap yang lebih tahan lama.

“Pengirimannya tetap setiap hari, cuma dikemas seperti menu keringan. Yang paling penting menu keringan tetap harus memberdayakan UMKM,” jelasnya kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (18/2/2026).

Menurut Athoillah, menu keringan tetap memenuhi standar kecukupan gizi harian.

Isi paket bisa berupa sumber karbohidrat seperti roti, lauk tahan lama seperti abon atau telur, buah non-potong, kacang-kacangan, dan kurma yang sifatnya opsional.

Baca juga: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Keluarkan Surat Edaran, Pasar Takjil Tak Boleh Pakai Badan Jalan

Ia menegaskan bahwa makanan yang mudah rusak dalam hitungan jam, seperti kentang goreng, akan dinilai kembali berdasarkan daya tahannya.

"Dilihat dari daya tahannya, apakah kuat sampai satu hari atau tidak,” ujarnya.

Untuk kelompok 3B yakni Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui, layanan MBG tetap menggunakan menu basah seperti hari biasa.

Menurut Athoillah, sebagian besar penerima di kelompok ini tidak menjalankan puasa sehingga tidak ada perubahan dalam pola pemberian makan.

Athoillah memastikan bahwa selama libur awal Ramadan, hanya distribusi MBG untuk siswa yang dihentikan sementara.

"Untuk program 3B tetap jalan terus,” tegasnya.

Baca juga: Pemkot Malang Tunggu Petunjuk Soal Pengurusan Status Kepesertaan Warga BPJS Kesehatan yang Nonaktif

Sementara itu, pendistribusian MBG untuk siswa akan kembali normal pada Senin, 23 Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa program MBG untuk kelompok 3B di Kota Malang terus berkembang.

“Sudah ribuan jumlahnya. Bertahap, sejak Januari kemarin sudah banyak SPPG yang mendistribusikan MBG untuk 3B,” ujarnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved