Selasa, 14 April 2026

Peluang Bisnis Ramadhan

Berburu Takjil di Malang, Kue Balok Langsung Best Seller

Mahasiswi Universitas Kepanjen, Dila Usada memanfaatkan sisa masa studinya dengan menjual kue balok di pasar takjil.

Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Luluul Isnainiyah
KUE BALOK - Dila Usada membuat kue balok di pasar takjil Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (23/2). Kue Balok termasuk jajanan best seller di pasar takjil Stadion Kanjuruhan pada Ramadan tahun ini. 

Ringkasan Berita:
  • Dila memberanikan diri membuka usaha kuliner karena memiliki hobi memasak.
  • Dila memilih kue balok karena tidak banyak yang menjual jajanan ini di sekitar Kepanjen.
  • Seporsi Sego Babat Mas Bull yang babat sapi dibanderol seharga Rp 13.000.

 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Di tengah riuh pembeli di pasar takjil Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (23/2), Dila Usada sibuk membolak-balikkan kue di cetakan.

Mahasiswi Jurusan Keperawatan di Universitas Kepanjen ini memanfaatkan sisa masa studinya dengan menjual kue balok di pasar takjil.

Wanita 23 tahun itu membuka stan bernama 'Aneka Jajanan Kekinian' di pasar takjil Stadion Kanjuruhan.

Wanita asal Kecamatan Tirtoyudo ini memberanikan diri membuka usaha kuliner karena memiliki hobi memasak.

Dila tertarik membuka usaha kuliner sejak dua tahun lalu. "Kalau di rumah, saya memang suka membuat jajan. Kemudian saya coba promosikan ke teman-teman, ternyata banyak yang suka," kata Dila.

Awalnya Dila membuka stan di halaman minimarket di Kecamatan Pakisaji. Saat itu Dila hanya menjual dimsum, basreng, sampai takoyaki mentai.

Seiring berjalannya waktu, Dila mulai mencoba menu kue balok. Kue balok merupakan jajanan berbentuk persegi panjang, padat, dan tebal seperti balok.

Kue ini bertekstur lembut di dalam dan sedikit garing di luar, dan sering disajikan dengan isian lumer adonan coklat yang dipanggang dengan arang.

Dila memilih jajanan ini karena tidak banyak yang menjual kue balok di sekitar Kepanjen.

"Saat saya coba jual di pasar takjil Stadion Kanjuruhan, malah jadi best seller daripada dimsum," tambahnya.

Dila menjual kue balok seharga mulai dari Rp 12.000/3 pieces. Sedangkan untuk wonton, dimsum, takoyaki, dan basreng dijual mulai dari harga Rp 10.000.

Dila baru berjualan di Pasar Takjil sejak awal puasa. Dalam sehari Dila mampu menghabiskan 2 kilogram adonan kue balok dalam waktu 1 jam.

Dila tidak menyangka kue balok buatannya justru menjadi best seller. "Kalau dimsum dan wonton itu bisa 150 pieces dalam beberapa jam berjualan," sambungnya. 

Di Pasar Takjil Stadion Kanjuruhan, Dila membuka stan mulai pukul 15.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Sedangkan di Pakisaji buka mulai pukul 13.00 WIB sampai pukul 20.30 WIB.

Aroma Rempah

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved