Kota Malang
Warga Serbu Layanan Penukaran Uang Baru BI di Velodrome Malang
Layanan penukaran uang baru oleh Bank Indonesia (BI) di Velodrome Kota Malang diserbu oleh warga, Kamis (26/2/2026).
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: iksan fauzi
Ringkasan Berita:
- Layanan kas keliling penukaran uang baru oleh Bank Indonesia (BI) di Velodrome Kota Malang diserbu warga, Kamis (26/2/2026).
- BI Malang menyiapkan uang baru tunai Rp 3,913 triliun atau naik 6 persen dari realisasi tahun 2025, hanya Rp 3,675 Triliun.
- Selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026 ini, BI Malang melaksanakan kas keliling ritel pada periode 19 Februari sampai 12 Maret 2026 tersebar di 21 titik.
SURYAMALANG.COM | MALANG – Layanan kas keliling penukaran uang baru untuk Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang digelar oleh Bank Indonesia Malang di Velodrome Kota Malang diserbu oleh warga pada Kamis (26/2/2026).
Warga rela mengantre panjang demi mendapatkan uang baru, sejak layanan penukaran uang baru ini dibuka pada pukul 09.00 WIB,
Antrean pun berjalan tertib dan ada karyawan BI Malang yang membantu mengkoordinir warga.
Lalu juga ada petugas kepolisian yang berjaga-jaga untuk membantu pengamanan saat penukaran uang baru berlangsung.
Pada momentum Lebaran tahun ini, BI Malang telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 3,913 Triliun.
Angka tersebut naik 6 persen dari realisasi tahun 2025 kemarin yang hanya sebesar Rp 3,675 Triliun.
Proses penyaluran uang baru ini dilakukan melalui Bank Indonesia dan perbankan di wilayah kerja BI Malang yang meliputi tujuh kota kabupaten di Jawa Timur.
Selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2026 ini, BI Malang melaksanakan kas keliling ritel yang dilaksanakan pada periode 19 Februari sampai 12 Maret 2026
Kas keliling tersebut tersebar di 21 titik di wilayah kerja Bank Indonesia Malang.
Pada Kamis (26/2/2026), ada empat layanan penukaran uang baru.
Di Kota Malang ada tiga titik, yakni di Velodrome, Jalan Sudimoro dan Taman Merjosari.
Sedangkan satu lagi berada di Kota Batu yang berlokasi di Parkiran KONI Kota Batu.
Layanan penukaran uang baru dimulai pada pukul 09.00 - 13.00 WIB setiap harinya.
"Ini tadi sebelum jam 9.00 WIB saya sudah datang ke sini demi mendapatkan uang baru," kata Siti, yang jauh-jauh ke Velodrome dari tempat tinggalnya di daerah Klayatan Kota Malang.
Baca juga: Iis Rela Begadang Demi Uang Baru Lebaran, Cerita Perjuangan Warga Malang Dapat Nomor Penukaran Uang
Kesulitan daftar di aplikasi pintar
Datang seorang diri, Siti mengaku menukarkan uang sebesar Rp 1,7 juta dalam berbagai pecahan, mulai dari Rp2.000, Rp5.000 hingga Rp10.000.
Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk angpao bagi anak-anak di lingkungan sekitar.
"Saya tukarnya gak banyak. Hanya Rp 1,7 juta. Ini nanti buat angpao untuk anak kecil-kecil saat Lebaran," ucapnya.
Ia menyebut, program penukaran uang baru cukup membantu masyarakat.
Namun, proses pendaftaran melalui aplikasi Pintar masih dirasa cukup menyulitkan, terutama bagi sebagian warga.
"Sebenarnya itu lumayan membantu sekali. Tapi ribetnya itu di daftarnya, kadang susah (angel), karena harus berebut mungkin ya," keluhnya.
Meski demikian, sistem digital tersebut dinilai memberikan kepastian bagi masyarakat.
Informasi terkait jadwal dan lokasi penukaran telah tercantum jelas setelah pendaftaran berhasil dilakukan.
"Enaknya itu kalau sudah dapat langsung keluar jadwalnya, tempatnya juga jelas," ungkapnya.
Di sisi lain, Angga Yudistira juga rela antre demi menukarkan uang baru yang dibuka oleh BI Malang melalui kas keliling.
Warga Sawojajar itu merasa terbantu dengan layanan penukaran uang baru ini meskipun harus 'War' dalam proses pendaftaran di website Pintar.
Ia enggan untuk menukarkan uang baru melalui jasa orang yang biasanya banyak membuka jasanya di pinggir jalan.
Menurutnya, kalau memakai jasa ada tambahan uang yang harus diberikan kepada si pemilik jasa.
Terkadang pula, jumlah nominal uang yang diberikan juga harus dipotong, sebagai ongkos dari jasa tersebut.
"Mending di sini karena lebih aman dan juga jelas. Meskipun harus 'War' saat mendaftar tapi gak masalah. Karena juga tidak ada potongan," tandasnya.
| Ratusan Pelajar SMAN 1 Kota Malang Ikuti Sinau Bareng Alumni, dapat Pembekalan Karir dari 18 Profesi |
|
|---|
| DPRD Kota Malang Desak Program RT Berkelas Segera Direalisasikan Seluruhnya |
|
|---|
| Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Tegaskan Mutasi Jabatan Berdasarkan Kinerja, Bukan Faktor Usia |
|
|---|
| Wawali Ali Muthohirin Tekankan Pentingnya Sinergitas Lapisan Masyarakat Demi Masa Depan Kota Malang |
|
|---|
| Fenomena Pejabat Rangkap Ancam Pelayanan Publik di Malang, PKS Desak Pemkot Segera Mutasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/penukaran-uang-baru-di-velodrome.jpg)