Senin, 8 Juni 2026

Ramadhan 2026

Ngaji Dapat Hadiah Mouse Hingga Earphone, Momen Kegiatan Ramadhan di Sekolah Rakyat SMA 22 Malang

Suasana Ramadan pertama di SRMA 22 Malang disambut antusias oleh para siswa dengan kegiatan ala pondok pesantren.

Tayang:
Penulis: Purwanto | Editor: Frida Anjani
SURYAMALANG.COM/PURWANTO
NGAJI DAPAT HADIAH - Para siswa Sekolah Rakyat SMA 22 Malang membaca tadarus Al Qur'an saat ramadan 2026, Kamis (27/2/2026). Bulan ramadan menjadi tahun pertama para siswa di Sekolah Rakyat tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Suasana Ramadan pertama di SRMA 22 Malang disambut antusias oleh para siswa dengan kegiatan ala pondok pesantren. 
  • Rutinitas ibadah dan pengembangan diri dijalankan sejak pagi hingga malam dengan disiplin. 
  • Sekolah bahkan menyiapkan hadiah fungsional seperti mouse dan earphone untuk memotivasi semangat mengaji.

 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Suasana ramadhan pertama kali di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 22 Malang dirasakan para siswa untuk pertama kalinya. 

Berbeda dengan sekolah pada umumnya yang hanya menggelar Pondok Ramadan dalam durasi singkat, di sekolah ini seluruh siswa menjalani rutinitas ala pesantren setiap harinya.

Aktivitas para siswa dimulai sejak dini hari. 

Seolah tak ada waktu yang terbuang sia-sia, para siswa sudah terjadwal mulai dari ibadah wajib, sunnah, hingga kegiatan pengembangan diri.

Kepala Sekolah SRMA 22 Malang, Rahmah Dwi Nor Wita menjelaskan bahwa setiap hari adalah "Pondok Ramadan" bagi para siswa. 

Rutinitas dimulai pada pukul 05.30 WIB di mana siswa sudah bangun untuk melaksanakan salat tahajud berjamaah yang langsung dilanjutkan dengan sahur bersama.

"Setelah sahur, lanjut salat subuh, tadarus sebentar, olahraga, lalu bersih diri," terang Rahmah, Kamis (26/2/2026). 

"Terus jam 06.30 anak-anak sudah harus apel pagi di lapangan, dilanjutkan salat duha sebelum masuk kelas," tambahnya. 

Kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung hingga pukul 12.00 WIB, namun, tugas mereka tak berhenti di sana. 

Setelah salat duhur, siswa diwajibkan melakukan tadarus mandiri selama 30 menit sebelum diperbolehkan istirahat atau tidur siang hingga pukul 14.30 WIB.

Tradisi Kamis Malam Jumat

Ada yang unik saat memasuki sore hari, terutama di hari Kamis. 

Jika biasanya para siswa mengikuti grup mengaji, khusus di hari Kamis menjelang malam Jumat, agenda diganti dengan kegiatan keagamaan tradisi lokal.

"Kalau sore biasanya ngaji. Tapi karena ini hari Kamis, anak-anak baca tahlil, diba, dan kirim doa sampai menjelang magrib," tutur Rahmah kepada SURYAMALANG.COM.

Setelah berbuka puasa dengan takjil dan makan, siswa melanjutkan ibadah salat isya dan tarawih. 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved