Senin, 20 April 2026

Kabupaten Malang

Pemkab Malang Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Lebaran 2026, Beras SPHP Laku hingga 400 Sak

Pemkab Malang Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Lebaran 2026, Beras SPHP Laku hingga 400 Sak

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
GERAKAN PANGAN MURAH - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), Jumat (6/3/2026). Pada gelaran ini, beras SPHP paling banyak diminati warga. 
Ringkasan Berita:
  • Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar dalam rangka menjaga stabilisasi harga pangan pokok di masyarakat selama Ramadhan dan menjelasng Idulfitri di Kabupaten Malang
  • Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi mengatakan, kegiatan ini juga sebagai langkah untuk meningkatkan keterjangkauan dan daya beli pangan bagi masyarakat

SURYAMALANG.COM,MALANG - Pemkab Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini digelar dalam rangka menjaga stabilisasi harga pangan pokok di masyarakat selama Ramadhan dan menjelasng Idulfitri.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi mengatakan, kegiatan ini juga sebagai langkah untuk meningkatkan keterjangkauan dan daya beli pangan bagi masyarakat.

"Alhamdulillah antusias warga Kabupaten Malang di GPM cukup baik karena ini kan juga menjelang lebaran, sehingga banyak masyarakat datang untuk membeli kebutuhan," kata Mahila kepada SURYAMALANG.COM.

Beberapa komiditas pangan disediakan dalam GPM kali ini. Di antaranya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga Rp 58.000/5 kilogram, beras premium seharga Rp 76.000/5 kilogram, minyakita Rp 31.000/2 liter, minyak goreng Sunco Rp 42.000/2 liter.

Baca juga: Harga Terjun Bebas, Petani di Pujon Malang Membiarkan Wortelnya Membusuk di Tegalan

Kemudian, gula pasir curah Rp 16.500/kilogram, gula pasir Kebon Agung Rp 18.000/kilogram, telur ayam ras Rp 27.500/kilogram, terigu kemasan Rp 11.500/kilogram, hingga produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lainnya.

Mahila menyebutkan, beras SPHP paling banyak dicari oleh pengunjung. Di GPM kali ini, telah terjual sebanyak 400 sak beras. Kemudian disusul komoditas minyakita yang terjal sebanyak 200 botol. Lalu gula pasir terjual 60 kilogram.

"Yang paling terjual beras SPHP, kurang lebih totalnya ada 2.000 kilogram beras yang terjual hari ini," jelasnya.

Selain ini, GPM akan kembali digelar pada pekan depan tepatnya di 13 Maret 2026. Lokasinya ada di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan di Jalan Raya Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Sementara itu, berdasarkan kajian dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Malang, stok bahan pokok di Kabupaten Malang menjelang Idulfitri dipastikan aman.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, pasokan kebutuhan pokok di Kabupaten Malang dipastikan aman. Bahan pokok seperti padi, cabai rawit, hingga daging ayam mengalami surplus.

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik Kabupaten Malang, ketersediaan padi sebesar 118.085 ton dengan surplus 48.881 ton; bawang merah 12.274 ton dengan surplus 8.434 ton.

Selanjutnya cabai rawit 18.883 ton dengan surplus 16.394 ton; daging ayam 10.542 ton surplus 335 ton; telur ayam 12.184 ton surplus 3.467 ton; serta daging sapi 2.262 ton surplus 206 ton.

Baca juga: Pakai Pistol Mainan, Polisi Gadungan Asal Singosari Malang Merampas Mobil Milik Warga Lumajang

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved